Selasa 22 September 2020, 07:45 WIB

Bursa Saham Eropa Kompak Berguguran hingga 571 Poin

Raja Suhud | Ekonomi
Bursa Saham Eropa Kompak Berguguran hingga 571 Poin

AFP/Andreas Arnold
Investor berfoto dengan simbol bull market di depan Bursa Efek Jerman

 

Bursa saham utama di beberapa negara di Eropa kompak berguguran dalam penutupan hari pertama perdagangan pekan ini.

Saham-saham Spanyol tumbang pada akhir perdagangan Senin (21/9), menderita kerugian untuk hari ketiga berturut-turut, dengan indeks acuan IBEX 35 di Bursa Efek Madrid terjungkal 3,43% atau  237,50 poin, menjadi menetap di 6.692,30 poin.
 
Indeks IBEX 35 di Bursa Efek Madrid anjlok 2,21% 156,40 poin menjadi 6.929,80 poin pada Jumat lalu (18/9), menyusul penurunan 0,35%  atau 24,60 poin menjadi 7.086,20 poin pada Kamis (17/9), setelah terangkat 1,06% atau 74,80 poin menjadi 7.110,80 poin pada Rabu (16/9/2020).

Penurunan juga terjadi di Bursa Jerman. Saham-saham Jerman ditutup merosot tajam pada perdagangan Senin (21/9), memperpanjang penurunan untuk hari ketiga berturut-turut, dengan indeks acuan DAX 30 di Bursa Efek Frankfurt menukik 4,37%  atau 573,81 poin, menjadi menetap di 12.542,44 poin.  

Indeks DAX 30 terpangkas 0,70%  atau 91,87 poin menjadi 13.116,25 poin pada Jumat lalu (18/9), setelah melemah 0,36% atau 47,25 poin menjadi 13.208,12 poin pada Kamis (17/9), dan bertambah 0,29% atau 37.70 poin menjadi 13.255,37 poin pada Rabu (16/9).

Dari 30 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks DAX 30, seluruhnya berguguran mengalami kerugian.

Deutsche Bank, perusahaan jasa keuangan dan perbankan terkemuka Jerman terperosok 8,76%, menderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Saham-saham Prancis tidak luput dari penurunan. Perdagangan berakhir merosot tajam  dan juga  membukukan kerugian untuk hari ketiga berturut-turut, dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris terpuruk 3,74% atau 186,14 poin, menjadi menetap di 4.792,04 poin.  Indeks CAC 40 jatuh 1,22% atau 61,32 poin menjadi 4.978,18 poin pada Jumat lalu (18/9), setelah turun 0,69% atau 34,92 poin menjadi 5.039,50 poin pada Kamis (17/9), dan naik 0,13% atau 6,49 poin menjadi 5.074,42 poin pada Rabu (16/9).

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, seluruhnya menderita kerugian.

Perusahaan produsen baja internasional ArcelorMittal SA menukik 8,39%, mencatat kerugian paling besar top loser di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Penurunan harga-harga saham di bursa terimbas dari peningkatan kasus covid-19 yang menunjukan tren meningkat. Selain itu tensi perang dagang antara China dan AS juga turut mempengaruhi ekspektasi investo terhadap prospek pemulihan ekonomi pasca covid-19. (Ant/E-1).
 
 

Baca Juga

Ist/Medcom.id

Indonesia kian Berpengaruh di Indo-Pasifik

👤Medcom.id/Ant/P-2 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 04:44 WIB
(Kedatangan Pompeo) ini ialah (bukti) balance di...
Medcom.id/Rakhmat Riyandi

Sinergi Diperlukan untuk Jadi Produsen Industri Halal Dunia

👤Iam/X-10 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 03:50 WIB
Ekspor produk Indonesia ke negara berpenduduk mayoritas muslim tidak dapat dilepaskan dari peran produsen produk halal Indonesia, khususnya...
AFP/JUSTIN SULLIVAN

Tesla Berencana Tambah 52 Pusat Layanan di 2021

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 23:45 WIB
Produsen mobil listrik itu telah memperluas jaringan pusat layanan dan Supercharger untuk mengimbangi armadanya yang terus...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya