Selasa 22 September 2020, 03:35 WIB

Pemprov Perlu Tekan Angka Kematian

Hilda Julaika | Megapolitan
Pemprov Perlu Tekan Angka Kematian

MI/Andri Widiyanto
Petugas pemakaman sedang beristirahat di TPU Pondok Rangon, Jakarta Timur.

 

PENGAMAT tata kota Yayat Supriyatna mengingatkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mencari solusi penekanan potensi kematian pasien covid-19. Selain utamanya karena nyawa sangat berharga, lahan permakaman bisa terancam penuh hingga akhir tahun ini jika angka kematian terus naik.

“Yang harus dilakukan bagaimana upaya pemerintah agar pada kelompok yang berisiko tinggi bisa dilindungi dan dihindarkan dari potensi kematian. Harus ada upaya yang lebih maksimal karena makin banyak yang meninggal makin cepat penuh itu permakaman,” kata Yayat, kemarin.

Menurut dia, Pemprov DKI perlu melindungi potensi penularan bagi mereka yang berisiko tinggi, termasuk juga bagi mereka yang hidup bersama dengan kelompok berisiko tinggi.

“Potensi tertular atau potensi kena kasus. Di sini, mau tidak mau, mereka yang sudah sepuh atau punya potensi pun, yang hidup bersama mereka pun harus saling menjaga. Jadi otomatis ini memberikan satu pengaruh bagaimana risiko pengurangannya,” paparnya.

Di DKI Jakarta terdapat dua tempat pemakaman umum (TPU) khusus jenazah covid-19, yaitu TPU Pondok Ranggon dan TPU Tegal Alur. Menurut Yayat, jika tak ada perluasan lahan, hingga akhir tahun ini dikhawatirkan lahan TPU ini akan habis. Dengan begitu, pemerintah diminta melakukan pengadaan tanah untuk lahan alternatif.

“Terkait pengadaan tanah, DKI Jakarta mau tidak mau mulai mencadangkan kemungkinan darurat di APBD perubahan,” terang dia.

Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) TPU Pondok Ranggon Marton Sinaga menyebut jumlah jenazah yang dimakamkan dengan protap covid-19 di TPU Pondok Ranggon pada Minggu (20/9) mulai menurun setelah sempat berada di kisaran 41-44 jenazah.

Hingga kemarin sore, imbuhnya, hanya 18 jenazah yang tiba untuk di kebumikan secara protokol covid-19. “Mudahmudahan ini tren permanen, artinya sudah mulai turun (ada pelambatan penularan),” pungkasnya. (Hld/KG/J-2)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Menhub Wanti-wanti Arus Balik Libur Panjang pada 1 November

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 17:57 WIB
PT KAI Daop I Jakarta sudah memberangkatkan total 9.563 penumpang dengan 11 perjalanan kereta api per hari dari Stasiun Pasar...
MI/Dede Susianti

Menanti Asa Kolaborasi Manis Bisnis Petrashop

👤Dede Susianti 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 16:08 WIB
Saat itu, Pertamina menawarkan peluang kerja sama kemitraan bisnis Pertashop kepada pemerintah Desa Kalisuren, Kecamatan Tajurhalang,...
ANTARA/Moch Asim

Anies Harap Perayaan Maulid Nabi Diikuti Protokol Kesehatan

👤Hilda Julaika 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 15:54 WIB
Usai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, masyarakat menghadapi libur...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya