Selasa 22 September 2020, 05:40 WIB

Keuangan Syariah Terus Tumbuh

M Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
Keuangan Syariah Terus Tumbuh

ANTARA FOTO/Humas OJK
Ketua OJK Wimboh Santoso

 

INDUSTRI keuangan syariah mencatatkan pertumbuhan positif meski pandemi covid-19. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pertumbuhan total keuangan syariah nasional mencapai 20,61% dengan pangsa pasar (market share) di angka 9,68%.

“Total aset keuangan syariah Indonesia tidak termasuk saham syariah yang per Juli 2020 tumbuh mencapai Rp1.639,08 triliun atau US$111,86 miliar. Itu mengalami kenaikan sebesar 20,61% (yoy) de­ngan market share 9,68%,” tutur Ketua OJK Wimboh Santoso dalam acara Forum Riset Ekonomi Syariah (Freks) secara virtual, kemarin.

Total aset tersebut, lanjut Wimboh, mencakup aset perbankan syariah Rp542,83 triliun dengan pangsa pasar 6,11%, industri keuangan nonbank syariah Rp110,29 triliun dengan pangsa pasar 4,39% dan pasar modal syariah Rp985,96 triliun dengan pangsa pasar 17,8%.

Ia mengatakan total aset itu merupakan landasan industri keuangan syariah berdaya tahan dan mampu mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional. Belum lagi, lanjut Wimboh, jumlah lembaga jasa keuangan syariah terus bertambah dengan 14 bank umum syariah, 20 unit usaha syariah, dan 162 BPR syariah.

Kemudian di sektor pasar modal memiliki 464 saham syariah, 145 sukuk korporasi, 282 reksadana syariah, dan 66 sukuk negara.

“Ada juga di industri keuangan nonbank terdapat 215 lembaga jasa keuangan syariah yang di antaranya terma­suk perusahaan asuransi, pembiayaan, penjaminan, dan lembaga keuangan mik­ro syariah,” urainya.

Pada kesempatan itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mendorong adanya riset ekonomi dan keuangan syariah yang memiliki keterhubungan dengan kebijakan pemerintah.

Tujuannya ada koreksi dan rekomendasi yang diberikan kepada pengambil kebijakan untuk mendorong eksistensi dan penguatan industri keuangan dan ekonomi syariah.

“Artinya riset itu dapat memberikan rekomendasi dari kebijakan pemerintah dan merupakan suatu evidence based atau suatu basis yang didasarkan data dan fakta yang kemudian kita ramu di dalam rangka untuk terus memperbaiki kebijakan,” tuturnya dalam acara bertajuk Membangun Ekonomi dan Keuangan Syariah yang Ber­kelanjutan melalui Sinergi Pengembangan Industri Halal, Adopsi Teknologi, dan Inklusi Keuangan.

Optimistis

Secara terpisah, Bank Mandiri optimistis dapat memenuhi target penjualan surat berharga negara (SBN) ritel seri SR013 sebelum batas waktu masa penawaran 23 September 2020. Itu didasari respons nasabah yang positif atas obligasi negara tersebut.

Hingga 18 September 2020, permintaan SR013 yang telah diterima Bank Mandiri sebagai salah satu agen penjual telah mencapai Rp1,35 triliun.

“Dengan masa penawaran yang masih sekitar satu pekan lagi, kami cukup optimistis akan dapat memenuhi target Bank Mandiri sebesar Rp1,52 triliun,” ungkap Senior Vice President Wealth Management Bank Mandiri Elina Wirjakusuma dilansir dari keterangan resmi, Senin (21/9).

Elina memperkirakan tingginya antusiasme nasabah pada produk itu memang didorong tingkat kupon yang ditawarkan masih relatif menguntungkan, yaitu setara dengan seri surat utang negara (SUN) dengan tenor 6 tahun, yaitu FR-56.

Saat ini, tingkat suku bunga acuan BI 7-day reverse repo rate berada di tingkat 4%, sementara tingkat bunga penjaminan LPS sebesar 5,25%. (Des/E-3)

Baca Juga

Antara

Perizinan itu Sumber Korupsi

👤M Ilham Ramadhan Avisena 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 01:35 WIB
UNDANG-Undang Cipta Kerja yang telah disahkan oleh DPR dinilai dapat memperbaiki perekonomian nasional melalui kepastian perizinan berusaha...
Sumber: Global Compliance Complexity Indeks 2018/BKPM/Tim Riset MI-NRC

Ekosistem Investasi Disederhanakan

👤Despian Nurhidayat 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 01:25 WIB
PENINGKATAN ekosistem investasi dan kegiatan berusaha sesuai dengan Undang-Undang Cipta Kerja difokuskan kepada empat...
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww.

RI Pimpin Pengembangan Syariah Global

👤M Iqbal Al Machmudi 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 01:05 WIB
INDONESIA berpotensi menjadi pemimpin dalam pengembangan pasar keuangan syariah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya