Selasa 22 September 2020, 02:55 WIB

Iran Apresiasi Komunitas Internasional

Faustinus Nua | Internasional
Iran Apresiasi Komunitas Internasional

AFP
Presiden Iran Hassan Rouhani

 

AMERIKA Serikat telah memutuskan hubungan dengan semua anggota tetap Dewan Keamanan PBB lainnya dan secara sepihak menyatakan pemberlakuan kembali semua sanksi PBB terhadap Iran.

Klaim tersebut ditolak Iran dan komunitas internasional, karena dinilai tidak memiliki dasar hukum. Presiden Iran Hassan Rouhani menolak pemberlakuan kembali sanksi PBB oleh AS. Dia mengapresiasi kepada komunitas internasional karena tidak menyerah pada tekanan AS.

“Hari ini, akan menjadi hari yang tak terlupakan dalam sejarah diplomasi negara kita,” kata Rouhani.

Menurutnya, AS mencoba untuk menggertak negara lain agar mematuhi deklarasinya untuk mengembalikan sanksi PBB. Namun, hal itu tidak tepat dan justru membuat Washington kini terisolasi. 

“Tekanan maksimum AS terhadap bangsa Iran, secara politik dan hukum, telah berubah menjadi isolasi maksimum bagi AS,” tambahnya.

Dia pun menegaskan kembali janji bahwa jika anggota DK PBB lainnya mematuhi komitmen mereka yang telah disepakati, Iran juga akan sepenuhnya melaksanakan komitmennya. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh mengatakan bahwa AS sedang mengalami beberapa masa paling pahit. Washington, lanjutnya, telah memilih untuk berdiri di sisi sejarah yang salah.

“Pesan Teheran untuk Washington jelas: Kembali ke komunitas internasional. Kembali ke komitmen Anda. Hentikan perilaku nakal dan nakal ini. Komunitas internasional akan menerima Anda,” kata Khatibzadeh. 

Sebelumnya, dalam sebuah pernyataan pada Minggu (20/9), Menteri Luar Negeri Mike Pompeo mengancam adanya konsekuensi bagi setiap negara anggota PBB yang tidak mematuhi langkah-langkah pemberlakuan sanksi. Pompeo menegaskan negara-negara anggota PBB harus mematuhi pembatasan aktivitasnya dengan Iran terkait nuklir. 

“Jika negara anggota PBB gagal memenuhi kewajiban mereka untuk menerapkan sanksi ini, Amerika Serikat siap menggunakan otoritas domestik kami untuk memberlakukan konsekuensi atas kegagalan tersebut dan memastikan bahwa Iran tidak menuai manfaat dari aktivitas yang dilarang PBB,” kata Pompeo.


Pengumuman sepihak

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa (UE) Josep Borrell, Minggu (20/9), membantah pengumuman sepihak yang dibuat oleh Amerika Serikat untuk melanjutkan sanksi PBB terhadap Iran.

Borrell mengatakan, seperti yang sebelumnya dia tekankan, AS secara sepihak menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran pada 2018. “Karena itu Washington tidak dapat memulai proses memulihkan sanksi PBB di bawah resolusi Dewan Keamanan PBB 2231.”

“Akibatnya, pencabutan sanksi atas komitmen di bawah Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA, atau kesepakatan nuklir Iran) tetap berlaku,” ujarnya.

Sebagai koordinator JCPOA Joint Commission, Borrell berjanji untuk terus memastikan pelestarian dan implementasi penuh JCPOA oleh Iran dan peserta lainnya.

Dia menganggap kesepakatan itu sebagai pilar kunci dari arsitektur nonproliferasi global, dan meminta semua pihak untuk mempertahankan kesepakatan, serta menahan diri dari tindakan yang membawa eskalasi dalam situasi saat ini. (Hym/AlJazeera/Xinhua/I-1) 

Baca Juga

AFP/JIM WATSON

Obama akan Berkampanye untuk Biden di Philadelphia

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 12:20 WIB
Kampanye drive-in dengan para pendukung berada di dalam mobil merupakan salah satu bentuk kampanye yang kerap dilakukan...
AFP/Tiziana FABI

Tunangan Khashoggi Gugat Putra Mahkota Arab Saudi di AS

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 11:39 WIB
Cengiz mengaku mengalami kerugian finansial akibat kematian Khashoggi sementara DAWN mengklaim operasi mereka terganggu akibat kematian...
Instagram @jokowi

Jokowi Jadi Nama Jalan di UEA, Kehormatan untuk Indonesia

👤Anggitondi Martaon 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 11:11 WIB
Selain investasi, Indonesia dan UEA menjalin kerja sama di bidang keagamaan, pendidikan, pertanian, kesehatan, dan penanggulangan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya