Selasa 22 September 2020, 02:10 WIB

Inggris Berada di Titik Kritis Pandemi Virus Korona

Inggris Berada di Titik Kritis Pandemi Virus Korona

AFP
Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock

 

MENTERI Kesehatan Inggris Matt Hancock mengatakan, Minggu (20/9), Inggris menghadapi ‘titik kritis’ terkait pandemi virus korona baru (covid-19). 

Oleh karena itu dibutuhkan lebih banyak pembatasan untuk mengatasi penyebaran virus. “Kita menghadapi sebuah pilihan. Jika semua orang mengikuti aturan dan kami akan semakin bertindak ketat pada orang-orang yang tidak mengikuti aturan kita dapat menghindari penguncian nasional lebih lanjut,” kata Hancock kepada BBC.

“Saya tidak ingin melihat lebih banyak tindakan, tindakan yang lebih ketat, tetapi jika orang tidak mengikuti aturan, begitulah cara virus menyebar,” ujarnya.

Ia menekankan pemerintah siap untuk mengambil tindakan jika itu yang diperlukan. “Kami akan mendukung orang yang melakukan hal yang benar dan kami akan menindak keras orang yang melakukan hal yang salah.”

Pemerintah telah mengumumkan denda hingga 10.000 pound bagi mereka yang tidak mengisolasi diri seperti yang diminta sebagai bagian dari upayanya untuk mendesak warga Inggris agar mengikuti aturan.

Inggris mencatat 3.899 infeksi lainnya pada Minggu malam, karena jumlah kematian meningkat 18 jiwa, menurut angka resmi. Brasil pada Minggu (20/9) melaporkan 363 kematian lagi akibat covid-19, meningkatkan total nasionalnya menjadi 136.895 sejak dimulainya pandemi.

Tes juga mendeteksi 16.389 infeksi dalam 24 jam terakhir, menjadikan jumlah total kasus yang dikonfirmasi menjadi 4.544.629, demikian menurut Kementerian Kesehatan. Amerika Serikat mencatatkan rekor dengan lebih dari 1 juta tes diagnostik virus korona yang dilakukan dalam sehari.

Pada Sabtu (19/9) negara itu telah melakukan 1.061.411 tes, menurut data dari Proyek Pelacakan Covid-19. Rekor tersebut muncul setelah beberapa minggu terjadi penurunan pengujian.

AS menguji rata-rata 650.000 orang per hari pada pekan yang berakhir 13 September. Angka itu turun dari puncaknya pada akhir Juli yang melibatkan lebih dari 800.000 orang per hari.

Food and Drug Administration telah memberikan izin penggunaan darurat untuk beberapa tes air liur, yang tidak memerlukan penyeka dan menggunakan reagen yang sudah tersedia. (Hym/Van/Xinhua/CNA/I-1)

Baca Juga

AFP/Wang Zhao

Sempat Ditolak Bolsonaro, Brasil Setujui Impor Vaksin Sinovac

👤Nur Aivanni 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 13:20 WIB
Regulator kesehatan Brasil Anvisa mengatakan Butantan Institute bisa mengimpor 6 juta dosis vaksin CoronaVac yang dikembangkan oleh...
AFP/Angela Weiss

Jika Terpilih, Biden Janjikan Vaksin Covid-19 Gratis di AS

👤Nur Aivanni 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 11:15 WIB
Begitu kami memiliki vaksin yang aman dan efektif, itu harus gratis untuk semua orang, baik Anda yang memiliki asuransi atau...
Dok Ist

Mengenal Dokumen Abu Dhabi dalam Pertemuan JK-Paus Fransiskus

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 10:13 WIB
Dokumen Abu Dhabi ini disebutkan menjadi peta jalan yang sungguh berharga untuk membangun perdamaian dan menciptakan hidup harmonis di...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya