Senin 21 September 2020, 18:21 WIB

Gojek Dukung PSBB dengan Geofencing

Mediaindonesia.com | Megapolitan
Gojek Dukung PSBB dengan Geofencing

ANTARA FOTO/Septianda Perdana/ama
Ilustrasi

 

Perusahaan transportasi daring dalam negeri, Gojek, sudah mulai mengenalkan dan menerapkan teknologi geofencing di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), terutama di Jakarta.

"Melalui geofencing, layanan kami tidak bisa beroperasi di wilayah zona merah. Konsumen di zona merah secara otomatis tidak bisa pesan layanan GoRide," kata VP Regional Public Policy and Government Relations Gojek, Gautama Adi Kusuma, melalui diskusi virtual, Senin (21/9).

Geofencing merupakan teknologi yang menandai sebuah area secara virtual menggunakan jaringan satelit global positioning system (GPS) untuk membatasi lokasi tertentu agar mempermudah pemilik kendaraan untuk memantau kendaraan dan proses distribusi di area yang ditentukan.

Teknologi ini, lanjut Adi, juga dapat mendeteksi dan memberikan peringatan pada mitra pengemudi yang berkerumun lebih dari lima orang di sebuah area. "Ada juga deteksi mitra pengemudi yang berkerumun lebih dari lima orang. Harapannya dengan notifikasi ini dapat mengurangi jumlah kerumunan dan menjaga satu sama lain sesuai arahan pemerintah," ujarnya menambahkan.

Selain berbekal teknologi, Adi mengatakan bahwa pihaknya juga telah mengerahkan tim operasional di titik-titik ramai seperti stasiun KRL dan terminal.

Lebih lanjut, Gojek mengklaim telah bekerja sama dengan komunitas mitra pengemudi untuk saling mengingatkan tentang pentingnya menjaga jarak.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengizinkan ojek daring untuk membawa penumpang, dengan syarat, aplikator harus menerapkan teknologi geofencing.

Aturan ini dituangkan dalam SK Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Nomor 157 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar Bidang Transportasi.

Dalam aturan tersebut, pengemudi ojek daring dan ojek pangkalan dilarang berkerumun lebih dari lima orang dan menjaga jarak parkir antarsepeda motor minimal dua meter saat menunggu penumpang.

Penyedia layanan transportasi daring lainnya, Grab, baru-baru ini juga telah menerapkan teknologi geofencing kepada mitra pengemudinya. (Ant/OL-12)

Baca Juga

MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI

KAI Imbau Penumpang Lakukan Rapid Test H-1 Keberangkatan

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Senin 26 Oktober 2020, 11:27 WIB
Karena jika dilakukan pada hari keberangkatan, pelanggan akan terburu-buru karena diharuskan mengantre terlebih...
ANTARA/Dhemas Reviyanto

Ketua DPRD DKI Imbau Warga Tetap Disiplin Jalankan Prokes

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Senin 26 Oktober 2020, 11:03 WIB
Perpanjangan masa PSBB Transisi diharapkan tidak membuat masyarakat mengendurkan disiplin menjalankan protokol kesehatan dan meningkatkan...
ANTARA/Galih Pradipta

Besok, Polisi akan Periksa 8 Tersangka Kebakaran Kejagung

👤Siti Yona Hukmana 🕔Senin 26 Oktober 2020, 10:44 WIB
Hasil penyidikan diketahui titik api berasal dari lantai 6 di Ruang Biro Kepegawaian. Sumber api dari bara rokok yang mengakibatkan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya