Senin 21 September 2020, 17:15 WIB

Masuk Zona Merah Covid-19, Pemkab Karawang Sibuk Bikin Sanksi

Cikwan Suwandi | Nusantara
Masuk Zona Merah Covid-19, Pemkab Karawang Sibuk Bikin Sanksi

MI/Cikwan S
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana (Kanan) dan Plt Dinas Kesehatan Karawang Nanik Djojana (Kanan) tengah menjelaskan penanganan Covid-19

 

PEMERINTAH Kabupaten Karawang tengah menyiapkan sanksi untuk perusahaan yang dinilai lalai dalam menangani Covid-19. Tingginya klaster penyebaran virus di industri yang semakin bertambah menjadi penyebab mudahnya penyakit tersebut menular.

"Pihak penegak hukum sedang mengkaji skema hukumnya, karena memang klaster industri penyumbang terbanyak," kata Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana kepada wartawan, Senin (21/9).

Cellica mengakui pasien tertular korona di pabrik-pabrik terus bertambah. Bahkan, belum ada penurunan signifikan. "Kalau telat ditangani bisa ratusan orang yang tertular," ungkapnya.

Ditemui terpisah, Kapolres Karawang AKBP Arif Rachman Arifin mengaku sedang menyiapkan skema hukum untuk korporasi yang lalai menerapkan protokol kesehatan. Bahkan, orang lalai yang menyebabkan pasien covid sampai meninggal bakal dipidana.

"Saya sedang meminta penyidik untuk melihat sejauh mana pertanggung jawaban korporasi terhadap protokol kesehatan yang tidak dikerjakan," katanya.

Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Oliestha Ageng Wicaksana menyebutkan penindakan hukum akan lebih kuat bila Pergub dan Perbup yang mengatur hal tersebut sudah diterbitkan.

"Saat ini masih di bahas aturan pergubnya. Namun bagu yang melawan petugas operasi yustisi, kami kenalan pasal 212 sampai 218 KUHP tergantung jenis pelangarannya, disamping undang undang Kesehatan dan PerMA (Peraturan Mahkamah Agung),"ucapnya.

Lanjut Oliestha, diharapkan masyarakat, maupun perusahaan tetap disiplin dan patuh terhadap protokol kesehatan pencegahan covid19, yang telah ditetapkan.

"Sosialisasi terus kami gencarkan, pelanggar KUHP tadi, jeratan hukumannya bisa 7 tahun pidana penjara," katanya.

Disisi lain, Gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) Provinsi Jawa Barat, Senin (21/9) menetapkan Kabupaten Karawang masuk zona merah Covid-19. Dimana Kabupaten Karawang memilik skor 1,62 yang berarti sedang pada level risiko tinggi. Hingga pukul 12.00 WIB, total 549 warga Karawang terkonfirmasi. Masih dalam perawatan 166 orang, sembuh 365 orang dan meninggal dunia 18 orang. (OL-13)

Baca Juga: Palembang Kembali Berstatus Zona Merah Covid-19

Baca Juga

MI/Gabariel Langga

Bupati Sikka Kecolongan Buka Turnamen Sepak Bola Tak Berizin

👤Gabriel Langga 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 21:30 WIB
PEMERINTAH Desa Timu Tawa, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, NTT menggelar turnamen sepak bola di masa pandemi Covid-19 tanpa...
MI/Alexander P Taum

Pemkab Lembata dan Sikka Jalin Kerjasama Percepatan Pembangunan

👤Alexander P. Taum 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 21:10 WIB
PEMERINTAH KABUPATEN Lembata dan Kabupaten Sikka, menandatangani kesepakatan bersama percepatan pembangunan antar kedua daerah di delapan...
MI/Cikwan Suwandi

Cawabup Aep Syaepuloh Ajak Influencer Kunjungi Pusat Industri Kue

👤Cikwan Suwandi 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 21:00 WIB
Verawati Aulia, 20, Andi Tenri Safira, 22, dan Ratu Aulia, 16, selebgram asal Karawang sekaligus membuat konten...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya