Senin 21 September 2020, 16:55 WIB

Polisi Periksa 12 Saksi Potensial dalam Kasus Kebakaran Kejagung

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum
Polisi Periksa 12 Saksi Potensial dalam Kasus Kebakaran Kejagung

Antara
Polisi duga ada unsur pidana dalam kebakaran gedung kejaksaan agung

 

KARO Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono, menuturkan pihak penyidik gabungan Polri akan melakukan pendalaman terhadap 12 saksi yang diperiksa di Mabes Polri, Senin (21/8).

Awi menyebut, ke-12 saksi yang dilakukan pemeriksaan lebih lanjut ini ialah saksi potensial.

Saksi yang diperiksa, terang Awi, merupakan saksi yang berada di Gedung Utama saat kejadian.

"Ketika terjadi kebakaran baik berasal dari luar Kejaksaan (tukang) maupun yg berasal dari dalam Kejaksaan (seperti Pramubakti dan Cleaning Service)," ucap Awi.

Maka, Awi mengatakan tim penyidik perlu mendalami kesaksian 12 orang tersebut agar mengetahui penyebab kebakaran gedung Kejagung.

"Ada 2 pasal yang disangkakan, terkait dengan Pasal 187 terkait kesengajaannya, dan Pasal 188 KUHP terkait kesalahannya, dan ini yang harus di dalami," paparnya.

Penyidik juga masih terus mengumpulkan bukti-bukti, untuk mengetahui siapa tersangka di balik terbakarnya gedung utama Kejati.

Sebelumnya, Bareskrim mengungkap api berasal dari lantai 6 ruang rapat Biro Kepegawaian Kejaksaan Agung.

Kemudian api dengan cepat menjalar ke ruang lain, karena diduga terdapat cairan yang mengandung senyawa hidrokarbon serta kondisi gedung yang hanya disekat bahan yang mudah terbakar seperti gypsum, lantai parkit, panel HPL, dan bahan mudah terbakar lainnya.

Nantinya, pelaku pidana penyebab terjadinya kebakaran hebat di Gedung Utama Kejaksaan Agung pada Sabtu (22/8) malam bakal dijerat dengan pasal 187 atau 188 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal kurungan penjara selama 15 tahun. (OL-4)

Baca Juga

Antara

Kasus Jiwasraya jadi Preseden Korupsi di Pasar Modal

👤Tri Subarkah 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 16:30 WIB
Kasus Jiwasraya mejadikan milestone dalam konteks mengungkap kejahatan-kejahatan tindak pidana ekonomi yang berhubungan dengan pasar...
ANTARA

KPK Imbau Istana Laporkan Pemberian Sepeda Lipat untuk Jokowi

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 16:30 WIB
Penerimaan gratifikasi oleh pejabat negara wajib dilaporkan paling lambat 30 hari kerja terhitung sejak pemberian...
ANTARA

Budiman: Gerakan Mahasiswa Perlu Diperkaya Lewat Forum Debat

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 16:27 WIB
Menurut politikus PDIP tersebut, forum debat di dalam gerakan mahasiswa menjadi sangat penting ketika berhadapan dengan menentang suatu...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya