Minggu 20 September 2020, 21:45 WIB

Hujan Lebat dan Angin Kencang, BMKG Peringatkan Daerah

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Hujan Lebat dan Angin Kencang, BMKG Peringatkan Daerah

Antara
Banjir bandang di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

 

BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas lebat disertai kilat dan angin kencang masih berlangsung hingga Senin, 21 September 2020.

Adapun wilayah provinsi dengan potensi hujan lebat disertai kilat dan angin kencang itu yakni, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua.

"Masyarakat diimbau untuk waspada dan siap siaga terhadap potensi bencana banjir, tanah longsor maupan angin kencang di wilayah dengan potensi hujan dengan intensitas tinggi. Identifikasi kondisi wilayah Anda dari potensi bahaya tersebut," kata BMKG dalam keterangan resminya, Minggu (20/9).

Saat ini, sejumlah daerah masih berjibaku melawan banjir. Seperti di Kalimantan Barat. Banjir merendam 11 Kecamatan di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, terjadi akibat tingginya curah hujan.

Hingga Minggu, 20 September 2020, tersisa tiga kecamatan yang masih terdampak, yakni Kecamatan Suhaid dengan Tinggi Muka Air (TMA) 10-40 sentimeter, Kecamatan Embaloh Hilir dengan TMA 40-100 sentimeter dan Kecamatan Bunud Hilir dengan TMA 60-100 sentimeter.

Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, juga dilanda banjir bandang pada Senin (14/9) malam. Akibatnya, 15 rumah warga rusak berat dan puluhan lainnya rusak ringan dan digenangi lumpur serta 59 Kepala Keluarga atau atau 224 jiwa terpaksa mengungsi ke tempat aman.

Sebelumnya, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyampaikan, musim Hujan di Indonesia akan dimulai secara bertahap di akhir Oktober, terutama dimulai dari wilayah Indonesia Barat dan sebagian besar wilayah Indonesia diprakirakan mengalami puncak musim hujan di Januari dan Februari 2021.

"Sebagian besar wilayah diprakirakan mengalami puncak musim hujan pada bulan Januari dan Februari 2021, yaitu sebanyak 248 ZOM (72,5%)", imbuh Dwikorita.

Kepala Pusat Informasi Perubahan Iklim, Dodo Gunawan mengimbau para pemangku kepentingan dan masyarakat untuk tetap mewaspadai wilayah-wilayah yang akan mengalami musim hujan lebih awal, yaitu di sebagian wilayah Sumatra dan Sulawesi, serta sebagian kecil Jawa, Kalimantan, NTB, dan NTT.  (H-2)

Baca Juga

Antara/Medcom.id

Skenario Antisipasi Kemacetan telah Disiapkan

👤Ins/Put/X-10 🕔Minggu 01 November 2020, 03:02 WIB
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan skenario mengurai volume kendaraan dengan menggratiskan biaya tol ketika volume...
Dok. Pribadi

BWA Resmikan Wakaf Sarana Air Bersih di Lereng Gunung Slamet

👤Syarief Oebaidillah 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 23:36 WIB
Setiap musim kemarau, warga lereng Gunung Slamet dan Pesantren At-Tholibiyah yang berada di Bumijawa, Tegal, Jawa Tengah ini akan mengalami...
Dok. Pribadi

Sekolah ASBC Komitmen Lahirkan Insan Nasionalis Kebangsaan

👤Syarief Oebaidillah 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 23:34 WIB
Menurutnya, ASBC merupakan sekolah nasional unggulan berwawasan internasional yang mengimplementasikan sistem Spiritualisasi Pendidikan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya