Minggu 20 September 2020, 21:24 WIB

OJK Dukung dan Optimalkan Implementasi Pemulihan Ekonomi Nasional

mediaindonesia.com | Ekonomi
OJK Dukung dan Optimalkan Implementasi Pemulihan Ekonomi Nasional

MI/Ferdinand
Ketua Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Prof. Wimboh Santoso.

 

DALAM upaya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), sinergi kebijakan stimulus telah dikeluarkan baik oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), maupun pemerintah melalui sejumlah program misalnya bantuan sosial, restrukturisasi, penempatan dana, subsidi bunga, dan penjaminan kredit.

Terkait hal tersebut OJK telah memberi dukungan upaya pemulihan ekonomi nasional, dan untuk mengoptimalkan implementasi PEN.

“Kami secara aktif melakukan monitoring dan koordinasi tidak hanya di pusat, namun juga di daerah melalui kepanjangan tangan kantor regional atau kantor OJK di daerah,” jelas Ketua Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Prof. Wimboh Santoso, pada keterangan pers, Minggu (20/9)

“Hal ini kami lakukan untuk mengatasi kendala yang ada untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sehingga dapat menopang perekonomian nasional,” jelas Wimboh.

Tak hanya itu, Wimboh juga menegaskan OJK siap mendorong industri jasa keuangan untuk menyalurkan sektor-sektor unggulan di Jawa Tengah (Jateng) yang memberikan daya ungkit tinggi bagi perekonomian, seperti perdagangan, pertanian, dan konstruksi.

Inisiatif OJK untuk menyukseskan program restrukturisasi dan PEN, menurut Wimboh, pertama melakukan pertemuan dengan asosiasi pelaku usaha baik di pusat maupun di daerah, demi mengetahui kendala di lapangan.

Kedua, rutin mengadakan sosialisasi dan bimbingan teknis kepada lembaga jasa keuangan terkait pelaksanaan program PEN terutama subsidi bunga dengan bekerja sama dengan pihak terkait.

Ketiga, mendorong pemanfaatan teknologi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi: digitalisasi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM)..

Keempat, menciptakan sektor unggulan yang memiliki proses bisnis dari hulu ke hilir dan bekerja sama dengan Pemda untuk memetakan sektor yang terdampak serta sektor unggulan. Kemudian, mengalihkan pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) untuk disalurkan untuk bekerja di sektor unggulan.

Sementara itu, di Jawa Tengah, OJK membuka layanan contact center OJK Kantor Regional 3 dan layanan credit center bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jateng.

Selain itu, OJK membentuk Forum Komunikasi antara pengawas, Dirjen Perbendaharaan dan PIC Perbankan dalam rangka mengatasi kendala pencairan stimulus subsidi bunga.

“OJK juga melakukan business matching pelaku usaha UMKM dengan Lembaga Jasa Keuangan dan membuat platform UMKM Center untuk memfasilitasi pertemuan pelaku usaha dengan e-commerce,” papar Wimboh. (RO/OL-09)

 

Baca Juga

Ist

InvestASIK, Solusi Asik Kemudahan Berinvestasi

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 26 Oktober 2020, 19:13 WIB
Hasil dari investasi dapat digunakan untuk dana darurat, biaya pendidikan anak, traveling, dana pensiun, dan sebagainya di masa...
Dok. Pribadi

HSB Trader Raih Penghargaan Best New Mobile Trading Platform

👤Media Indonesia.com 🕔Senin 26 Oktober 2020, 18:55 WIB
Aplikasi HSB dapat diunduh di App Store atau Google...
ANTARA FOTO/Maulana Surya

Airnav: Main Layangan di Area Bandara Bakal Kena denda Rp1 M

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 26 Oktober 2020, 16:37 WIB
Layang-layang yang diterbangkan di sekitar area bandara dapat membahayakan pesawat udara yang lepas landas dan mendarat di bandara...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya