Minggu 20 September 2020, 19:30 WIB

Pesan Sabu, WNA Iran Diringkus Polisi

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan
Pesan Sabu, WNA Iran Diringkus Polisi

Dok MI
Ilustrasi Narkoba.

 

SEORANG Warga Negara Asing (WNA) pencari suaka Asal Iran berinisial R H, 40, diciduk Unit Narkoba Polsek Palmerah pada Rabu (16/9) kemarin.

Diketahui, pelaku baru saja membeli sabu di Kampung Boncos Jalan ORI Kel. Kota Bambu Selatan Kec. palmerah Jakarta Barat.

Baca juga: Kantor Wali Kota Jakarta Pusat Ditutup Tiga Hari Mulai Senin

RH sendiri merupakan seorang dokter yang tinggal di salah satu Unit Aparteman Green Pramuka, Jakarta Pusat dan sudah berada di Indonesia sejak 2019. Ia juga tergabung dalam United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) atau pencari swaka.

Kapolsek Palmerah, Kompol Supriyanto menjelaskan awalnya anggota Polsek Palmerah mendapatkan informasi dari masyarakat adanya WNA membeli sabu di Kota Bambu Selatan. Kejadian terjadi ketika polisi melakukan patroli sekitar pukul 20.30 WIB.

"Selanjutnya anggota mencurigai seorang laki laki keluar dari salah satu gang boncos. Orang itu si tersangka ini bernama Reza Hosseini warga luar Negeri dari Iran," ucap Supriyanto, Minggu (20/9).

Supriyanto melanjutkan, anggota kepolisian pun menggeledah tubuh tersangka Reza. Ketika itu, tersangka ternyata membawanya secara menggenggam sabu ditangan kiri.

Anggota kepolisian, terang Supriyanto, mengintrogasi Reza dan ia mengaku beli sabu itu dari seseorang yang tidak dikenalnya.

Reza pun digiring ke Mapolsek Palmerah untuk diperiksa lebih lanjut terkait pembelian sabu.

"Dibeli seharga Rp200 ribu kepada seorang laki laki yang tidak kenal namanya," terangnya.

Namun, Supriyanto enggan menyebutkan jumlah barang bukti sabu secara rinci.

Baca juga: Kebakaran di Jalan Jambu Depok, 6 Rumah Warga Hangus

Ia hanya menyebutkan bahwa jumlah pembelian sabu sebanyak 0 gram saja yang dibeli oleh tersangka kepada lelaki yang tidak dikenalnya. "Dia mengaku buat pakai sendiri. Makanya beli tidak banyak," tutup dia.

Adapun tersangka dikenakan Pasal 112 dan 114 Undang-undang Narkotika nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman 10 tahun penjara. (OL-6)

Baca Juga

MI/Adam Dwi

Warga Jakarta Masih Adaptasi Nonton di Bioskop dengan Prokes

👤HIlda Julaika 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 11:55 WIB
Kebingungan yang kerap dihadapi penonton misalnya masih ada beberapa penonton yang belum mengetahui pelarangan makan dan minum di dalam...
 ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Cuti Bersama, Jumlah Penumpang di Terminal Meningkat

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 11:25 WIB
Kepala BPTJ Polana B. Pramesti menjelaskan bahwa kenaikan rata-rata jumlah penumpang yang tercatat antara 23%-62% tersebut terjadi pada 22...
MI/Rudi Kurniawansyah

Kapolri Dorong Humas Polri Berbenah dan Objektif

👤Yakub Pryatama 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 11:20 WIB
Humas Polri diharapkan selalu mengambil peran alias partisipatif dalam setiap momentum guna mendukung terpeliharanya Kemanan dan Ketertiban...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya