Minggu 20 September 2020, 15:21 WIB

Kejaksaan Agung Tangkap Buron Korupsi RSU Kabanjahe

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
Kejaksaan Agung Tangkap Buron Korupsi RSU Kabanjahe

MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono

 

TIM Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung menangkap Parlaungan Hutagalung, buron kasus korupsi pengadaan alat kesehatan instalasi gawat darurat (IGD) rumah sakit umum (RSU) Kabanjahe tahun anggaran 2009,

Selanjutnya Parlaungan dieksekusi ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tanjung Gusta Medan untuk menjalani hukuman empat tahun enam bulan penjara.

"Sabtu (19/9), tim tabur Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara dan Kejaksaan Negeri Karo bekerja sama dengan tim tabur Kejaksaan Agung RI, telah berhasil mengamankan Parlaungan Hutagalung sekitar pukul 18.20 WIB di tempat tinggalnya di Komplek Padang Hijau Blok F Nomor 52 Kawasan Diski Kota Medan," papar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono dalam keterangan resmi, Minggu (20/9)

Menurut dia, Parlaungan Hutagalung terjerat perkata korupsi IGD RSU Kabanjahe yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp550 juta. Berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI. Nomor 2410K/Pid.Sus/2015 tanggal 16 Juni 2016, Parlaungan Hutagalung dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah turut serta melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dalam dakwaan primer Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 Tentang Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP.

MA, kata Hari, memberi vonis kepada yang bersangkutan dengan hukuman penjara selama empat tahun enam bulan. Kemudian Parlaungan Hutagalung diwajibkan membayar denda sebesar Rp200 juta subsidair enam bulan pidana kurungan.

Selanjutnya Parlaungan Hutagalung harus membayar uang pengganti sebesar Rp 519 juta. Itu dengan ketentuan jika terdakwa tidak membayar uang pengganti paling lama satu bulan sesudah putusan inkrach maka akan diganti dengan pidana penjara selama dua tahun

Berdasarkan putusan MA, lanjut dia, Jaksa pada Kejaksaan Negeri Karo harus segera melaksanakan isi putusan tersebut namun Parlaungan Hutagalung kabur dan dimasukan ke dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak tahun 2016.

Setelah dilakukan pencarian dan pemantauan hampir empat tahun Parlaungan Hutagalung berhasil ditangkap untuk selanjutnya dieksekusi ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tanjung Gusta Medan.

"Keberhasilan penangkapan buronan pelaku kejahatan oleh tim tabur Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara dan Kejaksaan Negeri Karo kali ini, adalah merupakan buronan ke - 76 di tahun 2020 yang berhasil diamankan oleh tim tabur Kejaksaan RI," pungkasnya. (X-10)

Baca Juga

Antara

Kasus Jiwasraya jadi Preseden Korupsi di Pasar Modal

👤Tri Subarkah 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 16:30 WIB
Kasus Jiwasraya mejadikan milestone dalam konteks mengungkap kejahatan-kejahatan tindak pidana ekonomi yang berhubungan dengan pasar...
ANTARA

KPK Imbau Istana Laporkan Pemberian Sepeda Lipat untuk Jokowi

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 16:30 WIB
Penerimaan gratifikasi oleh pejabat negara wajib dilaporkan paling lambat 30 hari kerja terhitung sejak pemberian...
ANTARA

Budiman: Gerakan Mahasiswa Perlu Diperkaya Lewat Forum Debat

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 16:27 WIB
Menurut politikus PDIP tersebut, forum debat di dalam gerakan mahasiswa menjadi sangat penting ketika berhadapan dengan menentang suatu...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya