Minggu 20 September 2020, 16:00 WIB

Pemprov Sulsel Terus Tekan Angka Positif Covid-19

Lina Herlina | Nusantara
Pemprov Sulsel Terus Tekan Angka Positif Covid-19

Pemprov Sulsel
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.

 

PRESIDEN Joko Widodo, meminta  Kementerian Kesehatan berkunjung ke Provinsi Sulawesi Selatan, untuk melakukan koordinasi dan sinkronisasi upaya pengendalian Covid-19, dan diterima langsung Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.

Dia pun menyebutkan, jika saat ini pemerintah, terus melakukan berbagai upaya penanganan Covid-19 hingga bisa menemukan dan melakukan vaksinasi.

Baca juga: Sebanyak 84% Penderita Covid -19 di Kalsel Sembuh

"Kita tinggal menunggu dan menjaga sampai vaksin bisa dilakukan. Satu kesyukuran kita bahwa sejak pandemi Covid-19 di Sulsel, rumah sakit kita tetap stabil, penanganan orang tanpa gejala, juga alhamdulillah bisa kita isolasi dengan nyaman dengan pemberian gizi yang baik," ungkap Nurdin Abdullah.

Dia menyebutkan, jika Sulsel punya program penanganan Covid-19, yang menjadi salah satu cara mengedukasi masyarakat, bagaimana menangani dan menghindarkan diri dari bahaya virus itu, dengan terus menerapkan protokol kesehatan.

"Sedikitnya 5 ribu orang yang kita diisolasi dengan program tersebut. Karena itu juga merupakan bagian dari strategi percepatan pengendalian dan penanganan Covid-19 melalui program Trisula. Program itu terdiri atas tiga hal, yaitu aggressive testing, massive contact tracing dilanjut isolation/quarantine, dan public health education and promotion," urai Nurdin.

Tidak hanya itu, untuk terus mendukung upaya tracing penularan, Sulsel memiliki 13 laboratorium di Makassar yang melakukan pemeriksaan Covid-19 dengan kapasitas minimal 2.500 spesimen per harinya.

"Kita punya kapasitas laboratorium yang cukup tinggi, cukup besar. Ya, tentu harus dibarengi dengan tracing kontak yang kencang, masif testing kita lakukan, terus edukasi. Edukasi ini juga secara masif kita lakukan," lanjut Nurdin.

Saat ini pun, kata Nurdin, Pemprov Sulsel sedang mengupayakan penyediaan delapan unit mobile polymerase Chain Reaction (PCR) lagi, untuk mempercepat mengetahui hasil tes laboratorium. Karena saat ini, Sulsel baru punya dua unit. Karena Sulsel butuh 10 unit untuk ditempatkan di kabupaten/kota yang aksesnya jauh.

Pada kesempatan itu, Tim Kementerian Kesehatan yang dipimpin  Staf Ahli Bidang Desentralisasi Kesehatan Kementerian Kesehatan, Pattiselanno Roberth Johan mengatakan, kunjungan ini dalam rangka penanggulangan Covid 19 dengan tiga arahan Presiden Jokowi, yaitu penurunan angka kasus baru, penurunan angka kematian, dan peningkatan angka kesembuhan.

Pattiselanno mengungkapkan, dari kunjungannya di rumah sakit rujukan Covid-19 di Sulsel, hingga saat ini kapasitas ketersediaan tempat tidur di beberapa rumah sakit yang menangani pasien Covid-19 masih ada untuk merawat pasien, baik yang bergejala sedang maupun yang bergejala berat.

"Bed Occupancy Ratio (BOR) atau angka penggunaan tempat tidur di beberapa rumah sakit daerah di Makassar yang menangani pasien Covid-19 juga rendah. BOR rumah sakit di bawah 60 persen," ungkap Pattiselanno.

Menurutnya, Pemprov Sulsel juga melakukan langkah strategis dalam hal perawatan dan penyembuhan Pasien Covid 19 yaitu semua pasien yang tersebar di kabupaten/kota di Sulawesi Selatan dibawa ke Makassar untuk dirawat secara maksimal sampai sembuh.

Sulawesi Selatan menerapkan pola semua pasien yang positif itu dirawat di Makassar yang ada di beberapa rumah sakit yang digunakan dan Selain itu ada enam hotel yang disiapkan untuk isolasi bagi pasien positif Covid-19 tapi tidak bergejala, dan saat ini dari enam hotel sekarang hanya terisi dua hotel saja.

Sementara itu, Direktur Utama RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo (RSWS) Makassar, Khalid Saleh, usai menerima kunjungan dari tim menjelaskan, sebagai rumah sakit rujukan yang ditunjuk Kementereian Kesehatan menangani kasus-kasus Covid-19 yang berat yang ada di Sulsel mengaku sudah menyiapkan semua.

"Untuk di Sulsel itu ada tujuh rumah sakit rujukan, dan di kota Makassar itu ada empat. Kalau kita lihat bahwa kasus-kasus yang masuk ke RS Wahidin memang kasus-kasus yang berat yang memang berpotensi untuk pasang ventilator," jelas Khalid.

Saat ini untuk penanganan Covid 19, RSWS mempunyai ruang isolasi dengan 126 tempat tidur. Secara rinci terbagi untuk ruangan ICU sebanyak 17 tempat tidur, ruang isolasi tekanan negatif sebanyak 21 tempat tidur, dan untuk ruang isolasi non tekanan negatif sebanyak 88 tempat tidur.

"Kesiapsiagaan kita adalah yang pertama pengembangan dari pada ruang isolasi kami, yang ruang isolasi hanya 18 tempat tidur sekarang menjadi 126 tempat tidur. Dan juga SDM kami, itu kami persiapkan dengan berbagai disiplin ilmu. Dan juga alat kesehatan," lanjut Khalid.

Hingga saat ini pun, kapasitas ketersediaan tempat tidur di RSWS masih cukup untuk merawat pasien Covid-19 yang bergejala sedang dan berat.

Pada kesempatan tersebut, Kementerian Kesehatan melalui Tim Taskforce Sulawesi Selatan juga memastikan ketersediaan tempat tidur untuk pasien COVID-19 di rumah sakit masih aman, khususnya pada kapasitas ruang isolasi dan Ruang Intensive Care Unit (ICU) di sejumlah rumah sakit yang berada di Kota Makassar.

Ada pun hasil pemantauan yang diperoleh saat Tim Taskforce Sulawesi Selatan saat melakukan kunjungan ke Rumah sakit daerah di Makkasar dan Rapat Koordinasi terkait ketersediaan atau kapasitas jumlah tempat tidur, yaitu RSUP Wahidin Sudirohusodo dalam kesiapsiagaan penanggulangan Covid-19 memiliki ruang isolasi dengan 126 tempat tidur.

Secara rinci terdapat 17 tempat tidur du ruang ICU, 21 tempat tidur di ruang isolasi tekanan negatif, dan ruang isolasi non tekanan negatif dengan 88 tempat tidur. RSUP Wahidin Sudirohusodo juga melakukan pemeriksaan covid-19 dengan RT-PCR dan memiliki mesin tes cepat molekuler (TCM).

Selain itu, RSUD Sayang Rakyat mempunyai ruang isolasi sebanyak 98 tempat tidur dan runag ICU sebanyak 6 tempat tidur dengan ventilator sebanyak 5 buah. Mempunyai 1 ruang radiologi khusus Covid-19, 1 ruang ganti dan ruang pemulasaran jenazah.

Lalu RSKD Dadi mempunyai gedung tersendiri khusus untuk merawat pasien Covid 19 yaitu Gedung Covid-19 Center dengan 230 tempat tidur. Ruangan terdiri dari IGD dengan 10 tempat tidur, perawatan isolasi 130 tempat tidur, ICU 10 tempat tidur, isolasi kebidanan 50 tempat tidur, kamar bersalin 10 tempat tidur, kamar bayi 18 tempat tidur dan kamar operasi 2 tempat tidur. RSKD Dadi juga sudah mempunyai laboratorium RT-PCR yang bisa memeriksa sampel pasien Covid-19.

Pemprov Sulawesi Selatan juga berkerja sama dengan enam hotel untuk menjadi tempat isolasi bagi pasien positif tidak bergejala. Jika mempunyai gejala sedang dan berat maka dirujuk ke rumah sakit.

Dari total yang di isolasi 5.125 orang, yang masih diisolasi 195 orang (3,8%), yang sembuh 4.875 orang (95%) dan 55 orang (1%) di rujuk ke RS. 

Pasien yang sembuh akan menjadi promotor dan mitra puskesmas untuk menyampaikan edukasi tentang covid 19 di wilayah masing-masing. Karenanya, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Sulsel, persentasenya sebesar 76% dan telah melampaui angka kesembuhan nasional dan juga angka kesembuhan secara global. Angkanya kesembuhan nasional 71%, angka global 72%.

Harapannya, upaya penanganan Covid-19 yang baik dan yang telah dilakukan Pemprov Sulsel, dapat terus dilakukan sehingga mampu menekan angka kasus positif Covid-19, meningkatkan jumlah kesembuhan, serta menekan angka kematian karena Covid-19. (OL-6)

Baca Juga

Humas Polresta Palangkaraya

Satgas Covid-19 Minta Pengunjung Wisata Patuhi Protokol Kesehatan

👤Surya Sriyanti 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 05:27 WIB
Dalam suasana libur panjang saat ini, Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya terus berjuang untuk mendisiplinkan protokol kesehatan guna...
MI

Mala Tiada Henti di Sigi

👤M. Taufan SP Bustan 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 01:25 WIB
POTENSI bencana alam di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, bisa dikatakan...
ANTARA

Dukung Relokasi Berharap Hidup Tenang

👤MI 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 01:05 WIB
“SUDAH kemari air. Pa lari, lari, lari Pa,” teriak Nur Baeti, memecah sore di Desa Rogo, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya