Minggu 20 September 2020, 11:40 WIB

Di Tuban, Penguatan Balai Penyuluhan Pertanian Disambut Antusias

mediaindonesia.com | Ekonomi
Di Tuban, Penguatan Balai Penyuluhan Pertanian Disambut Antusias

Ist/Kementan
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) Dedi Nursyamsi.

 

INSAN pertanian di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menyambut antusias upaya Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) untuk meningkatkan fungsi Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dan pemberdayaan penyuluh.

Antusiasme tersebut terlihat saat Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi melakukan kunjungan kerja ke BPP Rengel, Jumat (18/09).

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tuba, Murtadji, memberikan apresiasi terhadap kedatangan rombongan BPPSDMP. Bahkan, ia menilai kehadiran Kepala BPPSDMP bisa mendorong semangat penyuluh dan petani.

“Alhamdulilah, kami sangat berterima kasih dan apresiasi kunjungan Kepala BPPSDMP beserta rombongan. Kalau saja waktunya cukup, mungkin bukan hanya dua BPP yang dikunjungi Tuban, tapi 20 BPP. Kalau tidak ada Covid-19, kita akan kumpulkan semua penyuluh dari 20 BPP. Karena kehadiran Kepala BPPSDMP bisa memberikan energi tambahan buat penyuluh dan petani,” katanya.

Murtadji mengatakan, hubungan antara petani, penyuluh dan BPP sangat bagus. “Di sini, setiap BPP ada percontohan. BPP kita juga mempunyai teknologi baru, dan bisa juga mengadopsi dari BPP yang lain. Untuk itu, penguatan peran BPP sangat diperlukan, mulai sarana-prasarana, termasuk SDM  seperti penyuluhnya,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi mengatakan pembangunan pertanian dan SDM juga tidak boleh berhenti, dan harus dilakukan bersama-sama.

“Jika kita ingin membangun pertanian, maka yang harus dibangun pertama kali adalah SDM, yaitu petani, petani milenial, penyuluh, poktan dan gapoktan. SDM pertanian diberikan tambahan bekal pengetahuan, kemampuan, skill, keterampilan dan kompetensi,” tuturnya.

Menurut Dedi hal tersebut bisa dilakukan dengan memaksimalkan fungsi dan peran dari BPP.

“Kita ingin mengembangkan BPP Kostratani untuk memaksimalkan fungsi dan peran BPP. Untuk mendukung hal itu, BPP Kostratani akan dilengkapi dengan komputer dan jaringan internet. Sehingga proses belajar, pelatihan, dan kegiatan lain untuk meningkatkan SDM bisa terus dilakukan,” katanya.

Dedi menambahkan, di negara-negara yang pertaniannya sudah maju, seperti Amerika, China, Taiwan, Jepang dan lainnya, petani dan penyuluhnya memiliki etos kerja yang luar biasa.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan dalam kondisi apa pun pertanian harus terus berjalan.

“Karena, pangan tidak boleh bersoal, pangan tidak boleh bermasalah. Dan yang bisa menghadirkan pangan adalah pertanian. Makanya kita terus berupaya menggenjot pertanian, meningkatkan produksi, serta menjaga ketahanan pangan,” katanya.(OL-09)

Baca Juga

ANTARA/Muhammad Iqbal

Rekor, Penumpang Pesawat di 19 Bandara Capai 110 Ribu

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 18:10 WIB
Khusus di Bandara Soekarno-Hatta, jumlah penumpang pada Kamis (28/10) mencapai 64.021 orang dengan 644...
Antara/FB Anggoro

PLN Tawarkan Suplai Listrik di WK Rokan, Pertamina Sambut Baik

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 17:09 WIB
Saat ini, Pertamina tengah menunggu proposal lanjutan dari PLN. Setelah diambil alih Pertamina dari CPI, Wilayah Kerja Rokan diharapkan...
Antara

Kemenperin Akselerasi Pemerataan Pembangunan Industri Nasional

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 16:39 WIB
Pembangunan industri tidak hanya dilakukan melalui pendekatan sektoral yang diwujudkan melalui penguatan struktur industri dan berdaya...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya