Minggu 20 September 2020, 08:15 WIB

Program Padat Karya Kemenhub Berdayakan Warga Bogor dan Sukabumi

Raja Suhud | Ekonomi
Program Padat Karya Kemenhub Berdayakan  Warga Bogor dan Sukabumi

Antara/Maulana Surya
Pekerja proyek rel ganda

 


Program padat karya Kementerian Perhubungan pada proyek pembangunan jalur rel ganda Bogor-Sukabumi yakni memberdayakan sekitar 300-an orang warga sekitar sebagai pekerja.
  
Direktur Prasarana Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Heru Wisnu Wibowo, mengatakan hal itu saat meninjau proyek pembangunan jalur rel ganda Bogor-Sukabumi, di Cigombong, Bogor, Sabtu (19/9).
  
Menurut Heru Wisnu, program padat karya Kementerian Perhubungan didasarkan pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 73 tahun 2018 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Program Padat Karya di Lingkungan Kementerian Perhubungan.
  
Program padat karya Kementerian Perhubungan di Jawa Barat, kata dia, dilaksanakan pada proyek pembangunan jalur rel ganda Bogor-Sukabumi. "Saat ini yang dikerjaan pada Sesi I, Bogor-Cicurug sejauh 26,7 km," katanya.
  
Menurut Heru Wisnu, proyek pembangunan jalur rel ganda Bogor-Sukabumi sejauh 26,7 km ini ditargetkan selesai pada Agustus 2021. Sedangkan, program padat karya pada pembangunan jalur rel ganda tersebut, saat ini ada sekitar 300-an orang dengan waktu kerja rata-rata sekitar enam bulan.
  
Sementara itu, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kementerian Perhubungan, Erni Basri, menambahkan, pada pembangunan jalur rel ganda Bogor-Sukabumi ada beberapa jenis pekerjaan, mulai dari tenaga terampil sampai tenaga tidak terampil.

"Pekerjaan tenaga tidak terampil ini dengan memberdayakan masyarakat sekitar," katanya.
  
Kegiatan padat karya ini,lanjutnya, merupakan program pemerintah untuk membantu masyarakat sekitar lokasi proyek agar bisa berkontribusi dalam pembangunan perkeretaapian.
  
Di sisi lain, kegiatan padat karya ini diharapkan mampu meningkatkan daya beli masyarakat, meningkatkan pertumbuhan ekonomi rakyat, dan kesejahteraan masyarakat sekitar.
  
"Program padat karya ini ditujukan bagi warga pengangguran, setengah pengangguran, penduduk miskin dan stunting yakni penduduk yang memiliki balita bermasalah dengan gizi," katanya.
  
Erni menjelaskan, program padat karya ini telah menyerap tenaga kerja sebanyak 300an orang yang tersebar di 30 titik di seluruh lokasi proyek jalur ganda Bogor–Sukabumi.

"Rinciannya adalah18 titik di Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi, serta 12 titik di kota Bogor," katanya. (Ant/E-1)

Baca Juga

MI/Iis Zatnika

Bangkit di Masa Pandemi, Ikuti Pelatihan Foto dari Kemenparekraf

👤Iis Zatnika 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 13:05 WIB
Program  fasilitasi bimbingan teknis peningkatan keterampilan fotografi dan ilustrasi ini diselenggarakan bekerja sama dengan platform...
ANTARA FOTO/Reno Esnir

Pasar Saham Menunggu Laporan Keuangan Kuartal III-2020

👤Fetry Wuryasti 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 12:05 WIB
Pelaku pasar juga masih akan mencermati rilis data laporan periode kuartal III-2020 beberapa emiten di Bursa Efek...
Dok. Setwapres

Wapres: Masyarakat Jangan Hanya Jadi Konsumen Industri Halal

👤Emir Chairullah 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 12:00 WIB
Indonesia diharapkan dapat memperluas perdagangan produk halal global. Tidak semata mengisi kebutuhan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya