Jumat 18 September 2020, 15:53 WIB

Pertanian Lamongan Sukses Transformasi dari Tradisional ke Modern

mediaindonesia.com | Ekonomi
Pertanian Lamongan Sukses Transformasi dari Tradisional ke Modern

DOK KEMENTAN

 

Kabupaten Lamongan menjadi salah satu daerah yang sukses mentransformasikan pertanian tradisional ke modern. Hal ini disampaikan Bupati Lamongan H Fadeli, saat menerima kunjungan kerja Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi, Jumat (18/9).

Bupati Lamongan H Fadeli menegaskan, transformasi ini membuat produktivitas pertanian di Lamongan terus meningkat. Bahkan, mendukung target Lamongan menjadi lumbung pangan nasional.

“Lamongan sudah menjadi kabupaten penghasil padi terbesar di Jawa Timur, dan masuk 5 besar untuk nasional. Produktivitas jagung kita juga sangat tinggi, mencapai 10 ton/hektare, Kalau padi produktivitasnya 7,5 ton/hektare. Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih ke Kementerian Pertanian karena terus memberikan perhatian untuk Lamongan,” katanya.

Baca Juga: Mentan SYL:Animo Masyarakat Belanja di Pasar Mitra Tani Meningkat

Tidak itu saja, Lamongan juga memaksimalkan sektor peternakan dengan meluncurkan 'Tersapujagad', atau Ternak Sapi Untung Produksi Jagung Meningkat.

Untuk terus mendukung kemajuan pertanian di Lamongan, Bupati H Fadeli memberikan support terhadap upaya BPPSDMP untuk meningkatkan kualitas SDM. “Saya yakin kualitas SDM di Lamongan sudah bagus-bagus. Buktinya produktivitas kita sangat tinggi. Tapi tetap SDM pertanian di Lamongan harus ditingkatkan kemampuannya, juga kesejahteraannya,” tuturnya.

Ditambahkan Bupati Fadeli, dukungan dan semangat harus terus diberikan, sehingga SDM memiliki tambahan ilmu yang bisa berdampak ositif pada peningkatan produksi pertanian. “Bila perlu setiap hari diadakan vidcon (video conference) oleh BPPSDMP untuk membuka wawasan dan menambah pengetahuan mereka,” katanya.

Baca Juga: Kementan Canangkan Strategi Pembangunan Pertanian di Kostratani

Sementara Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi mengatakan produktivitas dan produksi pangan di Lamongan tidak boleh berkurang. “Kalau produktivitas Lamongan berkurang, efeknya bisa terasa di nasional. Karena Lamongan adalah papan atas sentra produksi padi nasional. Lamongan adalah andalan Jawa Timur dan nasional. Makanya Lamongan harus kuat dan mantap,” katanya.

Dedi menegaskan, keberhasilan pembangunan pertanian harus dimulai dari kebangkitan SDM, yaitu penyuluh, petani, petani milenial, poktan dan juga gapoktan. “Di negara yang pertaniannya maju, seperti Amerika, China, Jepang, Taiwan, dan lainnnya, penyuluhnya luar biasa. Kinerjanya luar biasa. Begitu juga petaninya. Saya yakin Lamongan punya banyak SDM dengan kualitas bagus, punya inovasi teknologi. Dan dengan tujuan itulah kita datang ke sini, agar bersama Pemda kita membangun SDM pertanian di Lamongan,” terangnya.

Dedi Nursyamsi menilai support yang diberikan Forkopimda untuk peningkatan SDM sangat luar biasa. “Forkopimda hadir men-support pemberdayaan penyuluh dan petani. Apalagi 100% BPP di Lamongan terkoneksi AWR, selanjutnya akan lebih mudah untuk meningkatkan kemampuan penyuluh dan petani,” tuturnya.

Baca Juga: KostraTani 2020 Kementan Didukung Ribuan Komputer

Menurut Dedi Nursyamsi, salah satu yang harus dilakukan petani adalah mengubah mindset. Petani harus datang ke lahan bukan kebiasan, tapi harus didasari bisnis dan ini sudah mulai dilakukan di Lamongan.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan pertanian tidak boleh berhenti dalam kondisi apa pun. “Pertanian harus memenuhi kebutuhan pangan seluruh masyarakat Indonesia. Yang artinya, tidak boleh ada lahan pertanian yang dibiarkan kosong, semua harus ditanam,” tuturnya. (RO/OL-10)

Baca Juga

ANTARA/Rivan Awal Lingga

Ini akibat Bank Syariah BUMN Digabungkan

👤Fetry Wuryasti 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 18:25 WIB
Struktur pemegang saham tersebut berdasarkan perhitungan valuasi dari masing-masing bank peserta...
Antara/Sigid Kurniawan

RUPS Bank Mandiri Tunjuk Darmawan Junaidi Jadi Direktur Utama

👤Fetry Wuryasti 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 18:16 WIB
RUPS LB juga menyetujui pengangkatan Rohan Hafas menjadi Direktur Hubungan Kelembagaan, dan Susana Indah Kris Indriati menjadi Direktur...
Dok. Polygon

Polygon Lengkapi Seri E-Bike Lewat Gili Velo

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 18:13 WIB
Polygon Bikes pun memiliki sejumlah lini sepeda yang masuk dalam e-bike, seperti Path E, Entiat E, dan Sage...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya