Kamis 17 September 2020, 16:05 WIB

Visa dan Bank Mandiri Dorong Pembayaran yang Aman dan Praktis

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Visa dan Bank Mandiri Dorong Pembayaran yang Aman dan Praktis

Dok.Mandiri/Visa
Di tengah pandemi, Visa bersama Bank Mandiri mempromosikan penggunaan pembayaran contactless sebagai cara membayar yang aman dan praktis

 

PERUSAHAAN pembayaran digital Visa bersama Bank Mandiri mempromosikan penggunaan pembayaran contactless sebagai cara membayar yang aman dan praktis. Di tengah pandemi covid-19 saat ini, pembayaran contactless dinilai sebagai cara teraman untuk mencegah penularan dan penyebaran virus korona.

Senior Vice President Credit Card Group PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Lila Noya, mengatakan perilaku konsumen bergeser signifikan akibat pandemi covid-19 yang mengakselerasi inovasi pada industri pembayaran.

Baca juga: Pembayaran Nontunai Harus Mudah

“Bank Mandiri sangat menyadari perubahan pola transaksi dan kebutuhan konsumen, khususnya di masa pandemi ini, yang mendorong kami untuk lebih berkreasi guna mewujudkan transaksi perbankan, termasuk pembayaran, yang lebih aman dan praktis. Dengan meningkatnya pemahaman teknologi digital, security dalam bertransaksi serta faktor higienis saat berbelanja untuk kebutuhan harian atau kebutuhan esensial lainnya, kini konsumen cenderung memilih pengalaman membayar di toko yang aman dan meminimalkan kontak fisik, seperti halnya yang ditawarkan oleh kartu Mandiri Visa contactless," ungkapnya, Kamis (17/9).

Para pemegang kartu Mandiri Visa contactless hanya perlu tap kartu mereka di kasir untuk transaksi hingga Rp1 juta tanpa perlu otentikasi PIN. Beragam kartu Mandiri Visa contactless juga menawarkan level keamanan tertinggi yang diberikan oleh kartu berbasis chip EMV. Setiap transaksi juga dilengkapi dengan kode sekali pakai (one time password), spesifik per transaksi, sehingga melindungi informasi pembayaran yang sensitif.

President Director PT Visa Worldwide Indonesia, Riko Abdurrahman, mengatakan kebiasaan nontunai terbentuk secara cepat dan diperkirakan akan tetap diminati di era serba digital saat ini.

“Berdasarkan studi terbaru kami, 62% konsumen Indonesia memilih membayar menggunakan kartu kredit, kartu debit, dan aplikasi mobile, dibandingkan uang tunai, saat berbelanja kebutuhan esensial di toko akibat pandemi. Konsumen menjadi lebih terbiasa dengan perdagangan yang serba digital dan menggunakan pembayaran contactless untuk kebutuhan sehari-hari mereka. Kami senang Bank Mandiri memiliki visi yang sama dengan Visa untuk memperluas awareness, adopsi, dan penggunaan kartu contactless dalam menjawab kekhawatiran para pemegang kartu dari segi keamanan berbelanja," kata Riko.

Dalam kesempatan ini, Laura Basuki menambahkan faktor higienis semakin menjadi sebuah kekhawatiran saat berbelanja di toko di masa sekarang. “Karena pandemi, kita sangat mengutamakan belanja online dalam memenuhi kebutuhan keluarga yang sifatnya insidentil. Ada saatnya juga saya masih harus keluar rumah, misalnya saat berbelanja bulanan dan membeli bensin, namun kita selalu memerhatikan protokol kesehatan dan keamanan," ujar Laura.

Kini semua kartu berlogo Visa yang diterbitkan oleh Bank Mandiri telah mencapai 1,2 juta kartu dan seluruh tipenya telah dilengkapi teknologi contactless. Adapun koleksi Mandiri Credit Card dengan teknologi contactless itu meliputi Mandiri Signature Card, Mandiri Platinum Card, Mandiri Golf Card (Signature & Platinum), Mandiri Gold & Classic Card, Mandiri Traveloka Card, dan Mandiri Hypermart Card. (Des/A-1)

Baca Juga

Antara/Nova Wahyudi.

OJK Ungkap Penyebab Rendahnya Pertumbuhan Penyaluran Kredit

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 21:20 WIB
Upaya mendorong pertumbuhan kredit yang dilakukan pada Juli-September 2020 bahkan belum mampu mengkompensasi kontraksi yang terjadi pada...
Ist

OJK Turut Berperan dalam Pemulihan Ekonomi Nasional 

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 19:43 WIB
Hingga 7 September 2020 restrukturisasi kredit perbankan yang dilakukan OJK telah mencapai Rp884,46 triliun yang diterima oleh 7,38 juta...
Ilustrasi

618.588 Pekerja Bakal Terima BSU Tahap V

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 18:38 WIB
Data calon penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahap V mencapai 618.588 orang. Data itu diperoleh dari BPJamsostek pada 30 September...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya