Kamis 17 September 2020, 19:39 WIB

Pelaku Mutilasi di Kalibata City Berusaha Lari

Rahmatul Fajri | Megapolitan
Pelaku Mutilasi di Kalibata City  Berusaha Lari

Ilustrasi
Pembunuhan

 

PELAKU mutilasi di Kalibata City, DAF yang membunuh Rinaldi Harley Wismanu berusaha melarikan diri ketika diamankan polisi di kediamannya, Perumahan Permata Cimanggis, Kota Depok, Rabu (16/9) malam kemarin.

Saat digiring ke Polda Metro Jaya hari ini, pria berusia 26 tahun itu didorong menggunakan kursi roda dan kedua betisnya dibalut perban dan terlihat bercak darah. Polisi terpaksa menembakkan timah panas untuk mencegah pelaku melarikan diri.

"DAF ingin melarikan diri dan ini merupakan tindakan tegas karena dia ini eksekutornya, dia yang membunuh," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Yusri Yunus saat konferensi pers, Kamis (17/9).

Sedangkan pelaku lainnya yang merupakan kekasih DAF, LIS diamankan polisi tanpa perlawanan berarti.

Seperti diketahui, sepasang kekasih itu merencanakan pembunuhan terhadap Rinaldi Harley Wismanu. LIS yang berkenalan dengan Rinaldi melalui aplikasi kencan Tinder mengajak berhubungan badan di apartemen di Pasar Baru, Jakarta Pusat pada Rabu (9/9).

Baca juga : Taksi Online Ditabrak KRL, Beruntung Nihil Korban

Di kamar mandi apartemen itu, DAF telah bersiap untuk membunuh Rinaldi. DAF memukul kepala korban dengan batu dan menusuk sebanyak tujuh kali hingga meninggal.

DAF lalu memotong tubuh korban menjadi 11 bagian, dibungkus kantong plastik, dan dimasukkan ke dalam koper.

Setelah itu, pelaku membawa tubuh korban menggunakan taksi online ke apartemen Kalibata City. Pelaku menyewa sebuah kamar di lantai 16 untuk menyimpan sementara tubuh korban sambil menyiapkan kuburan untuk korban di rumah sewa di Cimanggis, Depok.

Berdasarkan penelusuran polisi dari aktivitas rekening milik korban diketahui alamat kedua pelaku. Polisi membekuk kedua pelaku di rumah sewa tersebut kemarin malam dan dari keterangannya diketahui keberadaan jasad korban.

Kedua pelaku dipersangkakan melanggar Pasal 340 tentang pembunuhan berencana dengan ancaman pidana hukuman mati atau penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun dan Pasal 338 dan 365 KUHP dengan ancaman hukuman penjara lima belas tahun. (OL-2)

 

Baca Juga

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Erick Apresiasi Bandara Soekarno-Hatta Paling Aman dari Covid-19

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Jumat 18 September 2020, 15:14 WIB
Sebagai pintu gerbang utama Indonesia, bandara Sokarno-Hatta menjadi satu tempat yang penting dalam pencegahan penyebaran...
ANTARA FOTO/Fauzan

3.711 Kamar Hotel Siap Tampung Pasien OTG di Jakarta

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Jumat 18 September 2020, 14:42 WIB
Saat ini sudah ada 27 hotel yang siap dijadikan tempat isolasi mandiri bagi pasien covid yang tanpa gejala dan gejala...
Ilustrasi

Polisi Olah TKP Tewasnya Anggota Polri di Pondok Ranggon

👤Kisar Rajaguguk 🕔Jumat 18 September 2020, 14:22 WIB
Olah TKP dilakukan untuk memeriksa lokasi dan kendaraan (motor) yang ditumpangi korban saat ambruk di...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya