Kamis 17 September 2020, 08:08 WIB

Jejak Kaki Berusia 120 Ribu Tahun Ditemukan di Arab Saudi

Basuki Eka Purnama | Internasional
Jejak Kaki Berusia 120 Ribu Tahun Ditemukan di Arab Saudi

AFP/Badar ZAHRANI
Jejak kaki manusia purba yang ditemukan di Arab Saudi.

 

SEKITAR 120 ribu tahun lalu, di lokasi yang kini menjadi Arab Saudi, sekelompok homo sapiens berhenti untuk minum dan mencari makan di sebuah sungai dangkal yang juga kerap didatangi unta, bison, dan gajah.

Manusia purba itu berburu mamalia besar namun tidak bertahan lama di lokasi itu. Mereka hanya menjadikan sungai itu sebagai tempat istirahat sebelum melakukan perjalanan yang lebih panjang.

Penjelasan detail itu disampaikan para peneliti dalam jurnal Science Advances yang terbit pada Rabu (16/9) setelah ditemukannya jejak manusia dan hewan purba di Gurun Nefud.

Jejak itu memberi informasi baru mengenai rute yang diambil nenek moyang manusia saat mereka meninggalkan Afrika.

Baca juga: Kemenangan Politik Trump di Timur Tengah

Saat ini, Peninsula Arab adalah gurun gersang yang tidak akan bisa dihuni manusia dan hewan purba yang mereka buru.

Namun, para peneliti, selama dekade terakhir, menemukan bahwa karena variasi iklim, Peninsula Arab lebih hijau ketimbang saat ini.

"Pada satu waktu di masa lalu, gurun pasir itu berubah menjadi lahan hijau yang memiliki sungai dan danau," ujar salah satu peneliti, Richard Clark-Wilson dari Royal Holloway.

Penulis utama penelitian itu Mathew Stewart dari Max Planck Institute for Chemical Ecology, Jerman, mengatakan bahwa jejak itu ditemukan pada 2017 setelah terjadi erosi pada sedimen di sungai kuno yang diberi nama Alathar.

"Jejak adalah bentuk unuk dari fosil yang bisa memberi kita gambaran mengenai masa lalu, biasanya mewakili beberapa jam atau hari, sesuatu yang tidak kita dapat dari fosil lainnya," ujarnya.

Secara total, tujuh dari ratusan jejak yang ditemukan dipastikan berasal dari manusia purba termasuk empat yang jika dilihat dari kesamaan orientasi dan jarak dari satu sama lain membuktikan bahwa ada dua atau tiga individu yang melakukan perjalanan bersama-sama. (AFP/OL-1)

 

Baca Juga

AFP/KAZUHIRO NOGI

PM Jepang Serukan Reformasi DK PBB dalam Pidato Perdana

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Sabtu 26 September 2020, 09:08 WIB
“PBB sangat membutuhkan pemerintahan yang netral dan adil lebih dari...
AFP/Sergey Bobok

Korban Tewas Kecelakaan Pesawat Militer Ukraina 25 Orang

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Sabtu 26 September 2020, 08:24 WIB
Gubernur Kharkiv Oleksiy Kucher mengatakan pesawat itu jatuh saat mendarat dan mereka yang terluka melompat dari pesawat saat mendekati...
AFP

Tiongkok Kecam AS di Sidang DK PBB

👤(AFP/Van/X-11) 🕔Sabtu 26 September 2020, 07:55 WIB
TIONGKOK mengecam Amerika Serikat (AS) dalam pertemuan tingkat tinggi Dewan Keamanan PBB. Ini terkait dengan kritik AS...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya