Kamis 17 September 2020, 05:42 WIB

Luhut: Daerah Segera Siapkan Rencana Bangun Pusat Karantina OTG

Antara | Humaniora
Luhut: Daerah Segera Siapkan Rencana Bangun Pusat Karantina OTG

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Menko Maritim dan Investasi/ Wakil Ketua Komite Kebijakan Pengendalian Covid-19  dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan

 

MENTERI Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta pemerintah daerah (pemda) untuk menjelaskan secara detail mengenai rencana pembangunan pusat-pusat karantina untuk isolasi pasien terkonfirmasi covid-19 namun tanpa gejala (Orang Tanpa Gejala/OTG) dan gejala ringan.
  
"Ini penting untuk menghindari isolasi mandiri di rumah yang dapat menularkan penyakit kepada keluarga yang lain," kata Luhut Pandjaitan saat memimpin rapat koordinasi virtual, Rabu (16/9).
  
Sesuai perintah Presiden Joko Widodo untuk mengendalikan penularan covid-19 di sembilan provinsi, Luhut Pandjaitan yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komite Kebijakan Pengendalian Covid-19  dan Pemulihan Ekonomi Nasional, memimpin rapat koordinasi dengan empat kepala daerah yakni Gubernur Sulawesi Selatan, Gubernur Kalimantan Selatan, Gubernur Bali, Gubernur Sumatera Utara, serta jajaran aparat di Kapolda dan Pangdam terkait.
  
Dalam rapat koordinasi itu, Luhut Pandjaitan memantau upaya-upaya pencapaian target dan rencana operasi untuk menangani covid-19 di empat provinsi termasuk penyumbang terbanyak kasus positif korona di Indonesia. 

"Saya ingin penerapan disiplin protokol kesehatan untuk perubahan perilaku dipertegas pelaksanaannya, lalu harus ada penurunan penambahan kasus harian, peningkatan angka kesembuhan, penurunan angka kematian, dan penurunan angka kematian per total populasi," kata Luhut Pandjaitan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (17/9).
  
Ia meminta masing-masing kabupaten dan kota memberikan data-data yang menunjukkan variable jumlah kasus, kesembuhan, dan tingkat kematian.
  
"Saya minta detail mengenai masing-masing klaster penyebaran yang diklasifikasikan menjadi beberapa sub klaster besar yaitu perkantoran, keluarga, pasar, maupun titik-titik keramaian yang lain," perintah Luhut Pandjaitan kepada empat kepala daerah yang hadir.
  
Selain itu Luhut juga meminta rencana operasi lapangan dari Polda dan Kodam untuk pengerahan anggota dalam penegakan disiplin protokol kesehatan di titik-titik keramaian.

baca juga:  Kerja Sama RI-Unicef untuk Pengadaan Vaksin Terjangkau

Sebelumnya, pada Senin (14/9) Presiden Joko Widodo memerintahkan Luhut untuk mengawal ketat penanganan covid-19 di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Bali, Sumatra Utara dan Papua. Provinsi-provinsi tersebut berkontribusi terhadap 75 persen dari total kasus atau 68 persen dari total kasus yang masih aktif di Indonesia. (OL-3)
  
 

Baca Juga

Antara

Perpustakaan Dua Proklamator bakal jadi Destinasi Wisata Edukatif

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Selasa 29 September 2020, 23:00 WIB
UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno di Blitar, Jawa Timur, dan UPT Perpustakaan Bung Hatta di Bukittinggi, Sumatra Barat, dijajaki...
ANTARA FOTO/Harviyan

Punya Banyak Pasukan, BKKBN Jadi Koordinator Cegah Stunting

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 29 September 2020, 22:42 WIB
Ketika melakukan pendampingan, petugas BKKBN akan memastikan kehamilan itu benar-benar direncanakan. Sehingga akan lahir anak yang...
MI/Andri Widiyanto

Larangan Penggunaan Plastik Belum Efektif Atasi Masalah Sampah

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Selasa 29 September 2020, 22:42 WIB
Selain itu, kemasan yang saat ini menjadi pengganti plastik sekali pakai seperti spunbound atau paper bag juga memiliki lapisan plastik dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya