Kamis 17 September 2020, 03:20 WIB

Petahana Gugur, Halmahera Selatan Memanas

Hijrah Ibrahim | Nusantara
Petahana Gugur, Halmahera Selatan Memanas

MI/Hijrah Ibrahim
Bahrain Kasuba, Bakal Calon Bupati Kabupaten Halmahera Selatan yang juga petahana.

 

KEINGINAN Bahrain Kasuba kembali memimpin Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, gagal. Bupati periode 2016-2021 itu tidak mampu menggalang dukungan dari partai politik.

Dengan pasangan calon Wakil Bupati Muchlis Sangaji, mereka hanya didukung dua partai dengan perolehan 5 kursi di DPRD, yakni Gerindra dan PKPI. Dua pasangan calon yang bisa maju di daerah ini ialah Usman Sidik– Bassam Kasuba dan Helmi Umar Muchsin-La Ode Arfan.

Namun, gugurnya sang petahana ternyata tidak bisa diterima sekelompok masyarakat. Tiga hari terakhir, unjuk rasa ratusan orang mengepung kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah.

Suasana panas Halmahera Selatan juga terasa di Kantor Badan Pengawas Pemilu. Orang yang tidak dikenal memecahkan kaca jendela kantor itu.

“Kami minta kepolisian segera mengusut tuntas kasus ini. Kami tidak ingin berandaiandai soal pelaku dan motifnya, yang pasti tindakan ini ialah kriminal,” tegas Ketua Bawaslu Maluku Utara Muksin Amrin.

Tokoh Halmahera Selatan Rusli Abdul pun meminta warga tidak terprovokasi dengan kegagalan pasangan Bahrain-Muchlis. “KPU sudah melaksanakan tugasnya dan sudah sesuai aturan. Petahana Bupati Bahrain Kasuba gugur karena kurang dukungan parpol, bukan persoalan lain,” tandas

Wakil Bupati Halmahera Selatan periode 2005-2010 itu. Di Kabupaten Pasaman, Sumatra Barat, Benny Utama-Sabar AS, menjadi pasangan calon tunggal yang didukung delapan partai. Sementara itu, Gerindra, pemenang pemilu legeslatif lalu, harus gigit jari karena calon yang diusungnya, yakni Atos Pratama-M Saleh, gagal maju. Hanya didukung Gerindra- Hanura dengan 6 kursi, pasangan ini tidak mampu mengumpulkan jumlah kursi pendukung minimal, yakni 7 kursi.

“Katanya Atos sudah punya dukungan partai, tapi nyata nya sampai waktunya tidak bisa melengkapi partai pendukung. Ya, sudah, kami akan mendukung kotak kosong saja,” ujar Ketua Partai Gerindra Sumatra Barat, Andre Rosiade.

Suksesi di Kabupaten Pasaman berjalan cukup unik. Benny Utama pernah menduduki kursi Bupati Pasaman pada periode 2010-2015. Ia digantikan Yusuf Lubis yang naik pada 2016. Yusuf Lubis tidak bisa mencalonkan diri lagi karena pada 2005-2010, ia sudah menjabat sebagai bupati.

Kini Benny sepertinya tidak akan terlalu berkeringat, seperti dua pilkada yang ia ikuti sebelumnya. (HI/YH/AS/MG/RF/DW/N-2)

Baca Juga

Romeo Gacad/AFP

Lion Air Alami Kerusakan Mesin Kembali ke Lombok

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 29 September 2020, 20:22 WIB
Pesawat Lion Air saat itu membawa 114 penumpang. Pesawat take-off dari Bandara Lombok pukul 16.48 WITA dan pada pukul 17.00...
ANTARA

Pemkot Tasikmalaya Terapkan Aturan Jam Malam

👤Kristiadi 🕔Selasa 29 September 2020, 20:10 WIB
Pemkot Tasikmalaya akan memberlakukan aturan pembatasan seluruh kegiatan warga sampai pukul 20.00 WIB setelah meningkatnya kasus positif...
MI/Cikwan Suwandi

Buron, Kades Cikampek Timur Terpidana Dua Tahun Ditangkap

👤Cikwan Suwandi 🕔Selasa 29 September 2020, 20:00 WIB
KEJAKSAAN Negeri Karawang menangkap Kamaludin,48, Kades Cikampek Timur, Kecamatan Cikampek setelah buron selama sembilan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya