Rabu 16 September 2020, 20:41 WIB

Produk Kreatif Indonesia Punya Potensi Besar untuk Tumbuh

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Produk Kreatif Indonesia Punya Potensi Besar untuk Tumbuh

Antara/Novrian Arbi
propduk kreatif Indonesia hasil UMKM dipamerkan di Pasar Kreatif bandung

 

WAKIL Menteri Pariwasata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo mengatakan, produk kreatif memiliki potensi besar untuk bisa tumbuh ke depan. Perkembangan ini tentu saja berkaitan dengan destinasi wisata di Tanah Air yang merupakan salah satu faktor pendukung.

"Jadi, kalau kita lihat dari data potensinya besar dan ini masih ada ruang untuk tumbuh dan kalau kita lihat di produk kreatif itu sangat penting sekali untuk dikembangkan," ungkap Angela dalam acara peluncuran Bangga Buatan Indonesia (BBI) Pernak Pernik Unik secara daring, Rabu (16/9).

Angela menambahkan, dengan adanya pertumbuhan produk kreatif, bisa mendukung pertumbuhan spending dari wisatawan mancanegaea ketika datang ke Indonesia. Namun, produk kreatif tidak hanya barang, melainkan juga jasa kreatif.

Baca juga : Pemerintah Harus Gencarkan Edukasi Penyaluran Kredit Dana PEN

"Produk kreatif kan seperti souvenir, kalau jasa kreatif seperti fotografi, videografi, apalagi sebelum covid ada wedding tourism yang kalau kita bedah ada banyak produk dan jasa kreatif misalnya sovenir, fashion, fotografi, videografi, kuliner, musik, entertainment, jadi ini besar sekali kalau kita bicara potensi dan pentingnya produk dan jasa kreatif untuk mengembangkan pariwisata," ujarnya.

Terkait tantangan produk kreatif ke depan, Angela menyebutkan, dengan adanya pembatasan akibat pandemi covid-19 sangat memengaruhi dari sisi operasional. Selain itu, dari sisi pemasok, distribusi yang terhambat dan keleluasaan jualan secara offline yang terhambat turut berakibat ke revenue yang turun, ditambah lagi demand juga ikut menurun.

"Tapi kita selalu percaya di dalam semua tantangan kita harus cari peluang dan jalan keluar, tentunya ini tidak hanya bagaimana kita harus beradaptasi dan berinovasi salah satunya go online yang bisa membantu banyak usaha termasuk usaha produk kreatif untuk bisa bertahan dan bisa mempunyai pasar yang lebih luas," pungkas Angela. (OL-7)

Baca Juga

MI/Ramdani

Pertumbuhan Kredit Lambat, Ekonom: Laba Bank Terdampak

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Sabtu 26 September 2020, 13:22 WIB
Pada Agustus 2020, OJK mencatat penyaluran kredit perbankan hanya tumbuh 1,04%, atau lebih rendah dibandingkan periode Juli 2020, yakni...
MI/Ramdani

Perusahaan Korea Selatan Relokasi Pabrik ke Pati

👤M Ilham Ramadhan Avisena 🕔Sabtu 26 September 2020, 11:33 WIB
Selain menambah lapangan kerja, investasi PT Sejin Fashion Indonesia juga akan meningkatkan devisa negara karena 100% hasil...
AFP/Spencer Platt

Akhir Pekan, Wall Street Ditutup Merekah 352 Poin

👤Raja Suhud 🕔Sabtu 26 September 2020, 11:15 WIB
Sepuluh dari 11 sektor di bawah S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan sektor teknologi, real estate dan kesehatan masing-masing menguat...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya