Rabu 16 September 2020, 15:05 WIB

Popularitas Destinasi Labuan Bajo Terus Diijaga di Era New Normal

Mediaindonesia.com | Nusantara
Popularitas Destinasi Labuan Bajo Terus Diijaga di Era New Normal

Dok. BOP-LBF
Labuan Bajo tetap menjadi destinasi terbaik karena alam dan budayanya sangatlah eksotis.

 

DIREKTUR Utama Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOP-LBF) Shana Fatina mengatakan, popularitas destinasi Labuan Bajo terus dijaga sepanjang masa transisi new normal. Menurut dia, Labuan Bajo tetap menjadi destinasi terbaik karena alam dan budayanya sangatlah eksotis. 

"Kami harus mengembalikan pasar destinasi Labuan Bajo yang sempat vakum efek covid-19. Diharapkan publik makin mengerti kalau Labuan Bajo sangat aman untuk dikunjungi. Yang terpenting ialah tetap mematuhi protokol kesehatan,” ungkap Shana dalam keterangan yang diterima, Rabu (16/9/2020). 

Protokol kesehatan memang harus dilakukan oleh seluruh wisatawan. Di antaranya ialah memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan. Semua aktivitas dan fasilitas di Labuan Bajo sesuai protokol kesehatan di masa new normal sehingga semua aman. "Kami berharap wisatawan juga mematuhi regulasi yang berlaku,” terang Shana.

Dalam mengeksplorasi Labuan Bajo, ada sejumlah destinasi besar di sana mulai dari Puncak Waringin, Pulau Padar, Pulau Rinca, Pink Beach, dan Desa Adat Liang Ndara. Untuk diketahui, Puncak Waringin merupakan sentra kerajinan sekaligus creative hub kesenian lokal. Puncak Waringin termasuk rangkaian spot pengembangan dari destinasi Super Prioritas Labuan Bajo. Sementara itu, Liang Ndara menjadi situs besar seni dan budaya Flores dan memiliki tiga air terjun, yaitu Liang Kantor, Wae Rebus, dan Wae Satar.

“Labuan Bajo memiliki banyak destinasi unik dan menarik. Puncak Waringin sangat eksotis dan wisatawan bisa menikmati Labuan Bajo dari angle terbaik. Ada pula Liang Ndara menjadi situs besar seni dan budaya Flores,” terang Shana.

Di sisi lain, Pulau Padar terkenal dengan topografi pegunungan vulkaniknya. Pulau ini semakin eksotis karena efek padang rumput dan semak-semak yang dibalut iklim kering. Lalu Pulau Rinca terkenal menjadi bagian Taman Nasional Komodo. Satwanya terdiri dari Komodo, Babi, Kerbau, dan Burung. 

“Labuan Bajo memang destinasi yang lengkap dengan beragam pulau unik. Pulau Padar dan Pink Beach ibarat surga di bumi karena sangat indah. Di sini, wisatawan bisa melihat satwa Komodo dari dekat. Komodo di sini hidup di alam liar. Tapi, semua aman karena petualangan bersama Komodo selalu didampingi ahlinya. Ada pula Pulau Rinca yang sayang untuk dilewatlan,” tutur Shana.

Salah satu cara yang dilakukan untuk menjaga popularitas destinasi Labuan Bajo ialah dengan familiarization trip (famtrip) media. Menurut dia, kegiatan itu telah berlangsung pada 11-13 September 2020 lalu. “Kami juga memberlakukan protokol kesehatan secara ketat di sana," cetusnya. (RO/A-3) 

Baca Juga

Ist

Kemenparekraf Pacu Kreativitas Masyarakat Sibisa Danau Toba

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 26 September 2020, 11:45 WIB
Di tengah pandemi covid-19, salah satu potensi ekonomi yang dimiliki masyarakat Toba dan sudah mendunia adalah kopi yang khas dan...
MI/Ignas Kunda

Banbinsa Muda di Ngada Kumpulkan Uang Bantu Warga di RS Bajawa

👤Ignas Kunda 🕔Sabtu 26 September 2020, 10:40 WIB
Hal itu dilakukan secara spontanitas dan tanpa paksaan karena tergerak melihat keluarga bayi kesulitan uang, di saat bersamaan sejumlah...
MI/Kristiadi

12 Orang Positif Covid-19 dari Klaster Pendidikan Tasikmalaya

👤Kristiadi 🕔Sabtu 26 September 2020, 10:28 WIB
Penambahan pasien terkonfirmasi covid-19 di Kota Tasikmalaya, setiap hari bertambah hingga mencapai 23 orang dan saat ini ada temuan baru...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya