Rabu 16 September 2020, 15:34 WIB

Sekda DKI Meninggal Karena Kerusakan Jaringan Paru Akibat Covid-19

Hilda Julaika | Megapolitan
Sekda DKI Meninggal Karena Kerusakan Jaringan Paru Akibat Covid-19

MI/INSI NANTIKA JELITA
Sekda DKI Jakarta, Saefullah

 

KEPALA Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti, mengonfirmasi penyebab meninggalnya Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Saefullah. Menurutnya, Sekda DKI Jakarta ini meninggal dunia karena shock sepsis irreversible dengan ARDS, yaitu kerusakan pada jaringan paru akibat infeksi covid-19.

"Siang ini, Bapak Sekda kita, Bapak Saefullah, telah berpulang. Bapak Saefullah meninggal karena shock sepsis irreversible dengan ARDS, yaitu kerusakan pada jaringan paru akibat infeksi covid-19, sehingga menyebabkan gagal napas yang tidak dapat diperbaiki. Hal ini karena tidak bisa terjadi pertukaran oksigen yang memadai,”terang Widyastuti melalui keterangan resminya, Rabu (16/9).

Baca juga: Sebelum Meninggal, Sekda DKI Sempat Alami Serangan Jantung 

Sebelumnya, Saefullah menjalani perawatan di Rumah Sakit MMC, Jakarta Selatan sejak 8 September 2020 hingga akhirnya dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto pada Minggu (13/9) dini hari. Rencananya jenazah Saefullah akan dimakamkan dengan protokol covid-19 di tanah pemakaman keluarga di Rorotan, Jakarta Utara.

Saefullah tutup usia pada Rabu (16/9) pukul 12.55 WIB di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Saefullah meninggal karena shock sepsis irreversible dengan ARDS bagi pasien terkonfirmasi covid-19.

Sebagai informasi, Saefullah telah menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta sejak 17 Juli 2014. Sebelumnya, Saefullah menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Pusat pada tahun 2008 - 2014. (OL-6)

Baca Juga

SUMARYANTO BRONTO

Ratusan Pendekar Banten Dukung Kinerja Erick

👤Wibowo Sangkala 🕔Senin 28 September 2020, 19:05 WIB
Dalam deklarasinya, pendekar Banten menolak cara-cara yang tidak konstitusional dan cenderung menyerang kehormatan seseorang pejabat...
MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI.

Masih Bandel, 22ribu Orang Terciduk tak Bermasker di Jakarta

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Senin 28 September 2020, 19:00 WIB
Selain itu, ada 511 tempat usaha/warung makan/restoran yang ditindak karena melanggar protokol kesehatan. Sebanyak 43 tempat usaha...
Antara

Langgar Protokol Kesehatan,20 Perkantoran dan 274 Restoran Ditutup

👤Rahmatul Fajri 🕔Senin 28 September 2020, 18:45 WIB
Yusri mengatakan pihaknya meminta masyarakat mengadukan ke polisi jika menemukan pelanggaran protokol covid-19 melalui hotline di media...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya