Rabu 16 September 2020, 08:41 WIB

Pemko Banjarmasin Perketat Arus Masuk Orang Dari Luar Kalsel

Denny Susanto | Nusantara
Pemko Banjarmasin Perketat Arus Masuk Orang Dari Luar Kalsel

ANTARA FOTO/Bayu Pratama S
Pelanggar protokol kesehatan mendapatkan sanksi kerja sosial menyapu jalan di kawasan Pasar Lima Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

 

PEMERINTAH Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan memperketat arus masuk orang dari luar Kalimantan Selatan ke wilayah tersebut guna menekan semakin merebaknya
penyebaran virus korona (covid-19). Jumlah kasus positif virus korona di Kota Banjarmasin saat ini mencapai 3.140 kasus dengan jumlah penderita meninggal dunia 158 orang.

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menerbitkan Instruksi Wali Kota nomor 3 tahun 2020 tentang Upaya Mitigasi Lonjakan Kasus Covid-19 di Kota Banjarmasin. Dalam instruksi wali kota tersebut disebutkan bahwa arus masuk orang dari Jakarta menuju Kota Banjarmasin harus membawa hasil swab negatif atau menjalani swab test di Bandara Internasional Syamsudin Noor.

"Kebijakan ini bertujuan untuk mitigasi lonjakan kasus covid di wilayah Kota Banjarmasin. Mereka yang positif terinfeksi covid -19 harus masuk ke rumah karantina yang disediakan pemerintah," kata Ibnu Sina.

Terkait hal ini Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin menggelar pemeriksaan para penumpang pesawat yang akan menuju Kota Banjarmasin.Di samping itu dalam Instruksi Wali Kota Banjarmasin ini juga ditegaskan tentang penundaan seluruh perjalanan dinas ke luar daerah khususnya Jakarta. Diketahui saat ini rombongan DPRD Kota Banjarmasin
tengah melakukan kunjungan kerja ke luar daerah.

 Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi mengatakan pemeriksaan dan pengambilan swab dilakukan di ruang kedatangan domestik bandara Syamsuddin Noor. Kota Banjarmasin sendiri menempati urutan teratas kasus positif virus korona dengan jumlah 3.140 kasus, dengan 158 orang di antaranya meninggal dunia.

baca juga: Kasus Covid-19 di Klaten, Pasien Sembuh Bertambah 60 Orang

Sementara berdasarkan data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona Kalsel hingga Rabu (16/9), tercatat jumlah kasus positif virus korona di Kalsel sudah mencapai 9.500 kasus dengan jumlah penderita berhasil disembuhkan sebanyak 7.593 orang. Sebanyak 1.513 orang penderita masih menjalani perawatan intensif dan 762 orang berstatus suspect.

Sejauh ini ada 394 orang penderita covid meninggal dunia. Selain Kota Banjarmasin kasus positif virus korona tertinggi di Kalsel juga terjadi di Kabupaten Tanah Laut dengan jumlah 931 kasus dan Kota Banjarbaru 925 kasus. (OL-3)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Dua Sirine Peringatan Dini Tsunami di Banten Berfungsi Kembali

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 23:24 WIB
Dua sirine itu kembali berfungsi setelah adanya perbaikan oleh Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG)...
Dok MI

Pemprov Rombak Direksi Bank Sumut

👤Yoseph Pencawan 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 23:18 WIB
"Kami berharap jajaran manajemen yang baru dapat saling bersinergi dan dapat membawa Bank Sumut menjadi lebih baik lagi,"...
ANTARA

KA Serayu Anjlok, Lalu Lintas Kereta Lintas Selatan Alami Gangguan

👤Kristiadi 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 22:11 WIB
Saat kejadian, KA Serayu membawa 6 rangkaian termasuk kelas ekonomi. Dalam peristiwa itu, semua penumpang dalam kondisi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya