Rabu 16 September 2020, 04:00 WIB

Panitia Ospek UGM Dikarantina

Syarief Oebadillah | Humaniora
Panitia Ospek UGM Dikarantina

Dok. MI/Ardi
Universitas Gadjah Mada

 

PULUHAN mahasiswa berstatus panitia ospek atau Pelatihan Pembelajaran Sukses Mahasiswa Baru (PPSMB) 2020 Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, terpaksa diisolasi di salah satu asrama kampus.

Kebijakan itu menyusul salah seorang wali mahasiswa yang terkonfirmasi positif korona (covid-19). “Ada dua kelompok mahasiswa yang berinteraksi (dengan mahasiswa yang walinya positif covid-19), 26 orang dan 23 orang,” kata Kepala Humas dan Protokol UGM, Iva Ariani. 

Iva mengatakan proses penanganan berikutnya mengikuti penelusuran kasus konfirmasi positif covid-19. Ketua Satgas Covid-19 UGM Rustamadji menjelaskan jumlah mahasiswa yang dikarantina itu sebagian dari panitia PPSMB. Tim satgas menindaklanjuti dengan melakukan tes usap (swab test).

“Sambil menunggu hasil tes usap dari puskesmas, kita isolasi di fasilitas isolasi UGM dengan pemantauan kesehatan,” katanya.

Ia menambahkan, tes usap mahasiswa yang kontak dengan keluarga positif korona itu dilakukan kepada puluhan mahasiswa. Bila hasilnya negatif, mereka tetap diharuskan melewati pemeriksaan kesehatan agar memberi kepastian surat keterangan sehat.

Meski sebagian besar ospek saat ini dilakukan secara daring, sempat viral di media sosial tentang kekerasan pelaksanaannya. Pihak Universitas Negeri Surabaya (Unesa), kemarin, menyesalkan viralnya peristiwa yang dinilai mengandung unsur kekerasan melalui video Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2020 di Twitter. 

Dalam video ospek daring itu, tampak mahasiswa senior membentak-bentak para mahasiswa baru Unesa. Rektor Unesa Nurhasan kemarin menyebut ada kesalahan dalam koordinasi pelaksanaan PKKMB pada salah satu fakultas di kampusnya. 

Dia menyatakan telah melakukan pembinaan kepada mahasiswa senior yang menjadi panitia ospek daring tersebut. Dari Jawa Barat dilaporkan sebanyak 2.820 mahasiswa baru Universitas Islam Bandung (Unisba) mengikuti prosesi pelantikan secara daring.  Rektor Unisba Edi Setiadi mengatakan cara ini dipilih mengingat saat ini masih dalam situasi pandemi virus korona.


Pakta integritas

Persoalan lain yang muncul pada prosesi penerimaan mahasiswa baru yakni mencuatnya pro dan kontra terkait pakta integritas (PI) di Universitas Indonesia (UI). 

Adanya tambahan klausul tertentu dinilai akan mengekang mahasiswa UI dalam beraktivitas dan berorganisasi. Pakar pendidikan tinggi Eddy Suandi Hamid, saat ditanya Media Indonesia terkait polemik PI, menjelaskan bahwa sebagai institusi pendidikan, wajar bila UI mengeluarkan pakta integritas untuk mahasiswanya, sepanjang sesuai dengan tujuan pendidikan nasional.

Menurut Eddy di dalam UU Sisdiknas Tahun 2003 disebutkan bahwa tujuan pendidikan nasional ialah untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Oleh karena itu, lanjut dia, berbagai langkah kebijakan yang diambil semua lembaga pendidikan tinggi, tidak boleh bertentangan dengan tujuan tersebut. Perkembangan terakhir, pihak UI menyatakan bahwa selebaran PI yang sempat viral di medsos tersebut masih merupakan draf dan belum diberlakukan untuk mahasiswa baru.(BY/H-1)

Baca Juga

MI/Mohamad irfan

Pengamat UGM: Evaluasi Tahapan Pilkada

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Jumat 18 September 2020, 17:15 WIB
Evaluasi yang dimaksud bukan hanya sekedar bersifat administratif, tetapi juga mengukur seberapa taat proses penyelenggaraan Pilkada...
MI/Fransisco Carolio

Efektivitas Perlindungan Masker Scuba Hanya Sampai 5%

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Jumat 18 September 2020, 17:13 WIB
Masyarakat diimbau memakai masker kain tiga lapis dengan efektivitas penyaringan partikel hingga 70%. Masker scuba dinilai tidak...
Ist

Kurangi Dampak Pandemi, Anak Yatim dan Duafa Dapat Bantuan Sembako

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 18 September 2020, 17:03 WIB
Bersamaan dengan pandemi Covid-19, bantuan sembako dari kegiatan employee voluntering tersebut diharapkan bisa mengurangi beban ana-anak...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya