Selasa 15 September 2020, 17:20 WIB

Komisi V DPR RI Setujui Pagu Anggaran Kemenhub TA 2021

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Komisi V DPR RI Setujui Pagu Anggaran Kemenhub TA 2021

ANTARA/Dhemas Reviyanto
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kiri) mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

 

PAGU Anggaran Kementerian Perhubungan Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp45,6 triliun telah disahkan dan ditetapkan pada rapat kerja dengan Komisi V DPR RI tentang Penetapan Hasil Pebahasan Alokasi Anggaran Sesuai Nota Keuangan RAPBN TA 2021, Selasa (15/9) di Gedung Nusantara DPR, Jakarta.

Anggaran tersebut meningkat sebesar RP4,31 triliun dari tahun anggaran 2020. Menteri  Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebutkan peningkatan anggaran tersebut diperuntukan untuk pengembangan bandara hub perintis kargo, dukungan Ibu Kota Negara, pemenuhan dukungan terhadap major project, dan dukungan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional.

Baca juga: Pemulihan Pariwisata, Kemenhub: Maskapai masih Butuh Stimulus

"Adapun alokasi anggaran TA 2021 terbagi untuk alokasi program yaitu Dukungan Manajemen sebesar Rp9,5 triliun, Infrastruktur Konektivitas Rp33,95 triliun, Riset dan Inovasi Iptek Rp112 miliar, Pendidikan dan Pelatihan Vokasi RP2,09 triliun," ungkap Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Sedangkan untuk jenis belanja terdiri dari Belanja Modal sebesar Rp23,66 triliun, Belanja Pegawai Rp3,97 triliun, Belanja Barang Mengikat Rp3,22 triliun dan Belanja Barang Tidak Mengikat Rp14,79 triliun.

Pada tahun anggaran 2021, Kemenhub juga menganggarkan untuk program Padat Karya di sektor transportasi darat, laut, udara, perkeretaapian, dan pengembangan sumber daya manusia perhubungan.

Sumber pendanaan dari total anggaran tersebut didapatkan dari berbagai sumber yaitu Rupiah Murni (RM) sebesar Rp33,86 triliun, Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sebesar Rp5,66 triliun, Badan Layanan Umum/BLU sebesar Rp1,53 triliun, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp3,79 triliun, Pinjaman Luar Negeri (PLN) sebesar Rp807 miliar.

Adapun prioritas kegiatan yang diutamakan dari Pagu Anggaran meliputi kegiatan Major Project dalam RPJMN 2020-2024; kegiatan Prioritas Nasional dalam rancangan RKP TA 2021; kegiatan multi years contract baik bersumber dari SBSN, PHLN, dan RM; kegiatan direktif Presiden dan dukungan terhadap sektor prioritas; pengembangan SDM;  dukungan Daerah Tertinggal, Perbatasan dan Kepulauan Terluar (DTPK).

Selain itu juga program utama lainnya ialah Destinasi Pariwisata Prioritas; serta dukungan kawasan industri. Selain itu, prioritas anggaran juga digunakan untuk kegiatan strategis yang tertunda akibat Pemotongan TA 2020; pembayaran kegiatan tunggakan; serta belanja pegawai dan belanja mengikat

“Anggaran Kemenhub untuk tahun 2021 telah disetujui sebesar Rp 45,6 Triliun. Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh jajaran Komisi V DPR RI yang telah bersama-sama membahas  alokasi anggaran dalam rapat kerja dan rapat dengan pendapat dengan kami,” pungkasnya. (Des/A-1)

Baca Juga

AFP/Martin Abbugao

Harga Emas Naik akibat Harga Dolar AS Jatuh

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 29 September 2020, 08:08 WIB
Ini karena dolar AS tergelincir dari posisi tertinggi dua bulan menjelang debat calon presiden AS pada minggu...
ANTARA/Muhammad Iqbal

Air Asia Grup Bhd Pertimbangkan PHK

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 29 September 2020, 07:23 WIB
Menurut laporan kantor berita negara, Bernama, Senin (28/9). AirAsia X Bhd, baik unitnya di Malaysia maupun layanan jarak jauh, berencana...
MI/Tosiani

Bisnis Kuliner Indonesia Berpeluang di Afrika

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Selasa 29 September 2020, 06:52 WIB
Di benua dengan 55 negara dan penduduk 1,3 miliar jiwa, terdapat hanya empat restoran...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya