Selasa 15 September 2020, 13:50 WIB

Pentingnya Menjaga Kebersihan Air selama Pandemi

Wisnu AS | Humaniora
Pentingnya Menjaga Kebersihan Air selama Pandemi

Dok.Ist
Selain asupan gizi, berolahraga, dan mematuhi protokol kesehatan, meminum air yang bersih juga penting di masa pandemi.

 

PENYAKIT penyerta (komorbid) berisiko tinggi membuat penderita terinfeksi covid-19. Salah satunya hipertensi. Menurut dr. Bintang Cristo Fernando, Sp.BS yang juga Kepala Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit PGI Cikini, Jakarta  pada saat memberikan seminar kesehatan online LiveWell Global pada Jumat (11/9) lalu, orang yang memiliki hipertensi lebih mudah terjangkit covid-19.

"Karena disebabkan pembuluh darah penderita hipertensi tidak lagi dalam kondisi baik dan kemungkinan terjadi komplikasi ke organ jantung, ginjal serta kekebalan tubuh juga semakin menurun," ujar dokter Bintang yang juga menjadi tenaga medis covid-19 RS PGI Cikini.

Baca juga:  Diabetes Jadi Penyakit Penyerta Kasus Kematian Akibat Covid-19

"Selain hipetensi, yang menjadi penyakit dengan persentase tertinggi lainnya adalah diabetes melitus, penyakit jantung, penyakit ginjal, dan penyakit paru obstruktif kronis," imbuhnya.

Penyakit penyerta ini memperburuk kondisi pasien covid-19 karena menurunkan imunitas sehingga tubuh rentan terkena penyakit. "Selain tetap melaksanakan protokol kesehatan ketat dan disiplin, bagi orang-orang pengidap penyakit penyerta dianjurkan untuk memperbaiki kondisi imun tubuh, mengatasi keluhan klinis, dan tetap kontrol faktor komorbidnya," jelas dokter spesialis bedah saraf yang pernah tergabung dalam tim medis Asian Games 2018 itu.
 
Makan makanan dengan menu gizi yang seimbang, olahraga teratur dan tepat merupakan cara yang  bisa memperbaiki imun. Dokter Bintang juga menyarankan perlunya antioksidan sebagai asupan tubuh untuk tetap meningkatkan imun.

"Salah satu antioksidan tinggi kini bisa didapat dari minum dan inhalasi hidrogen. Banyak penelitian yang saya ketahui bahwa minum dan inhalasi hidrogen dapat sebagai antioksidan untuk bantu perawatan gangguan kardiovaskular, diabetes, dan paru-paru," tuturnya.

Menurut dokter Bintang, air dan inhalasi hidrogen yang diminum akan  masuk ke dalam tubuh dan pencernaan serta akan menyerap sampai ke sel-sel tubuh karena molekul hidrogen amat sangat ringan. Sedangkan dengan cara inhalasi maka akan masuk langsung ke rongga paru-paru sampai ke alveoli dan masuk ke dalam pembuluh darah.

"Penggunaan hidrogen ini memiliki beragam manfaat dan fungsi, contohnya saat sampai di paru-paru, hidrogen memiliki fungsi sebagai antioksidan yang mendukung detoksifikasi sel. Jika sel-sel di paru-paru itu sedang mengalami toxifikasi seperti CO-nya tinggi, tidak bekerja, atau sedang bengkak, antioksidan berfungsi untuk melakukan detoksifikasi sel. Hal itu membuat sel tersebut terhidrasi dan permukaan sel mitokondria yang sudah terganggu akan baik kembali sehingga sel dapat bekerja lagi secara optimal seperti biasa dan mempercepat produksi kekebalan tubuh," jelasnya.

Sementara itu,  Co-Founder LiveWell Global, distributor generator portabel air hidrogen, Hydro-Gen Fontaine PEM & Inhaler, Leonardo Wiesan  menyatakan, air hidrogen telah diteliti oleh banyak peneliti di dunia dan sudah teruji memiliki efek antioksidan, antiinflamansi dan antiopoptosis.  "Saat ini minum dan inhalasi hidrogen sudah sangat mudah caranya. Kami medatangkan teknologi dari Korea Selatan bernama  Hydro-Gen Fontaine PEM & Inhaler yang menggunakan teknologi Proton Exchange Membrane,  artinya semua jenis air yang layak minum, dimasukan ke dalam Hydro-Gen Fontaine, lalu diproses tiga menit maka akan menghasilkan molekul hidrogen yang tinggi mencapai 1500 part per billion.”
 
"Berkaitan dengan covid- 19, para peneliti bahkan sudah melansir hasil penelitian terhadap pasien covid -19 di Tiongkok yang membaik kondisinya dengan penggunaan inhalasi hidrogen dan oksigen. Hal ini diungkapkan oleh Tyler W. Lebaron, Pendiri Molecular  Hydrogen Institute," jelas Leonardo. (RO/A-1)

Baca Juga

MI/Fransisco Carolio

KPAI: Banyak Anak Alami Kekerasan Fisik dan Psikis Saat Pandemi

👤Suryani Wandari Putri Pertiwi 🕔Sabtu 26 September 2020, 16:16 WIB
Berdasarkan survei KPAI, kekerasan fisik dan psikis dilakukan anggota keluarga terdekat, seperti ayah atau ibu, kakek atau nenek, hingga...
Ist/Thinkstock

Cegah Penuaan Dini dan Kanker Kulit, Wajib Pakai Sunscreen

👤Eni Kartinah 🕔Sabtu 26 September 2020, 15:35 WIB
Jadi, ketika kulit terkena zat polutan, misal dari udara, ditambah dengan UV, efek kerusakan yang ditimbulkan polutan itu makin...
ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

Bima Arya Sarankan Medsos Distancing bagi Pasien Covid-19

👤Anggitondi Martaon 🕔Sabtu 26 September 2020, 13:46 WIB
Dia menjelaskan, medsos menimbulkan stres. Dia mengibaratkan sosmed sebagai ikon monster raksasa yang tidak baik untuk psikis seseorang,...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya