Selasa 15 September 2020, 17:35 WIB

Membuat Film dalam 34 Jam

Fathurrozak | Humaniora
Membuat Film dalam 34 Jam

INSTAGRAM/WINNER WIJAYA
Winner Wijaya.

 

DALAM Minikino Film Week, ada kompetisi Begadang Filmmaking Competition. Peserta hanya diberi waktu 34 jam untuk memproduksi film pendek mereka.

Minikino Film Week (MFW) 6 yang dihelat di Bali telah usai pada Sabtu (12/9). Para pemenang pun telah diumumkan. Seperti untuk kategori Best Short Film of the Year diraih oleh A Thousand Sails (Hong Kong) garapan sutradara Tsang Hing Weng Eric. National Jury Competition diraih oleh Jemari yang Menari di Atas Luka-Luka garapan Putri Sarah Amelia dan, Begadang Filmmaking Competition yang diraih oleh film berjudul Hai Guys Balik Lagi Sama Gue, Tuhan! garapan Winner Wijaya.

Baca juga: Kali Ketiga, PT Indominco Mandiri Serahkan Area Rehabilitasi DAS

Pada kategori terakhir yang disebutkan, terdapat beberapa persyaratan spesifik dalam pembuatan film. Begadang Filmmaking Competition mengharuskan filmmaker untuk membuat film mereka hanya dalam waktu 34 jam. Ditambah, ada beberapa persyaratan spesifik yang harus dimasukkan menjadi elemen film setelah peserta mendaftar. Maka, persyaratan itu pun selalu berbeda setiap tahun.

Ini menjadi tahun kedua Winner Wijaya ikut di Begadang. Setelah pertama dirinya ikut serta pada tahun lalu. Pada tahun ini, persyaratan khusus yang harus masuk di dalam film adalah hanya diperbolehkan tiga shot selama film, scoring tidak boleh menggunakan instrumen musik, melainkan dengan benda-benda yang ada di keseharian. Ada scene yang memperlihatkan benda terjatuh dan menimbulkan bunyi, dan scene yang memperlihatkan adegan menyalakan sumber penerangan.

“Mengakalinya dengan membuat ini sebagai cara bersenang-senang dengan teman saja sebenarnya. Membuat film menurut saya kan kegiatan yang menyenangkan dengan teman. Ini juga menjadi nostalgia semasa kecil ketika bikin film bikin aja, enggak ada persiapan. Namun seiring waktu karena sekarang sudah profesional kan sudah lebih rumit. Karena ada Begadang, jadi kembali lagi ke akar bikin film, untuk bersenang-senang,” kata Winner saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (14/9).

Menurut Winner, dalam proses penciptaan film pendek terbarunya itu, butuh kepekaan dalam memasukkan persyaratan spesifik agar tidak sekadar menjadi tempelan dalam film. Jika ide cerita juga sudah disiapkan dari jauh hari sebelum persyaratan diumumkan, menurutnya bisa jadi juga akan kurang optimal dalam pengerjaan dan hasilnya.

“Sebenarnya 34 jam itu kami juga lumayan stres. Baru dapat ide siang. Setelah diumumkan persyaratan pada pagi sebelumnya di hari sama. Dulu pernah kepikiran bikin film pakai drone. Cuma enggak pernah direalisasikan dengan menggunakan sudut pandang Tuhan atau seperti apa. Temanku sebenarnya juga ada tabungan ide cerita, tetapi saya mikirnya sayang kalau yang sudah ada lalu ditulis buat kompetisi Begadang ini. Jadi bikin ide baru,” yang juga beberapa kali filmnya berpartisipasi di gelaran MFW pada edisi-edisi sebelumnya.

Hai Guys Balik Lagi Bersama Gue, Tuhan! bercerita tentang pengandaian “bagaimana kalau bikin film tentang Tuhan. Ceritanya tuhan lagi bikin vlog, kayak Youtuber yang ngeprank netizen,” kata Winner.

Baca juga: Hari Ini Kasus Sembuh Covid-19 Bertambah 2.660 Orang

Sepanjang film, Winner hanya memanfaatkan drone, dan memanfaatkan dubbing untuk dialognya. Film bergenre komedi ini pun berhasil menyingkirkan 12 film lain, dan berhak membawa hadiah tunai Rp5 juta. Saat pembuatan pun, semua serba mendadak. Winner yang hanya bertiga bersama kru utama pun sampai harus mencari kru tambahan dan aktor dadakan lewat Instagram.

“Karena tekanan itu, dari waktu yang dibatasi, ada syarat tertentu yang bikin kaget. Dan memacu lebih kreatif untuk mencari solusi. Jadi batasan-batasan itu yang menarik. Kalau bikin film biasa kan enggak ada. Ini juga jadi buat nostalgia semasa kecil.” pungkasnya.

(OL-6)

Baca Juga

MI/Supardji Rasban

Pemerintah Gelontorkan Bansos Beras Untuk 10 Juta KPM

👤Supardji Rasban 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 07:21 WIB
Pemerintah menggelontorkan beras untuk dampak covid-19 kepada 10 juta kepala keluarga yang ikut program Keluarga Penerima Manfaat (KPM)....
Antara/Adiwinata Solihin

Kepercayaan Diri Daerah Mampu Tingkatkan Upaya Pengurangan Risiko

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 07:00 WIB
Kabupaten Karangasem memiliki berbagai potensi yang ada untuk membangkitkan ketertarikan para wisatawan, salah satunya adalah dengan...
Instagram  @DR_TOMPI

Tompi Belum Bisa Move On dari Sosok Glenn

👤MI 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 06:20 WIB
SEJUMLAH seniman Tanah Air mengenang hari lahirnya mendiang musisi Glenn Fredly yang ke-45 tahun,...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya