Selasa 15 September 2020, 16:19 WIB

Dua Gletser Besar di Antartika Lepas

Putri Rosmalia | Weekend
Dua Gletser Besar di Antartika Lepas

Tepian Thwaites Ice Shelf
NASA/Jim Yungel

Dua gletser di Antartika yang telah menjadi perhatian para ilmuwan dunia akhirnya terlepas dari lempengan besar es yang kini semakin mengecil. Lepasnya gletser-gletser tersebut dikhawatirkan akan meningkatkan risiko kenaikan permukaan air laut di dunia secara signifikan.

Gletser-gletser bernama Pine Island dan Thwaites tersebut terletak di laut Amundsen, Antartika bagian barat. Untuk mencegah keduanya terlepas, AS dan Inggris telah menghelat riset dan misi bernilai jutaan dolar. Namun, usaha itu gagal. Saat ini lepasnya gletser diperkirakan akan meningkatkan muka air laut hingga angka 5%.

Lepasnya gletser-gletser itu dapat memicu terlepasnya bagian lain dari lempengan es induk  di wilayah barat Antartika. Bila itu terjadi, kenaikan muka air laut diperkirakan akan bisa mencapai tinggi 10 kaki.

Dalam pengamatan satelit yang dilakukan oleh National Academy of Science, AS, terlihat bahwa saat ini hampir setiap hari ada pergerakan dari es yang semakin mencair. Hal berpotensi membuat semakin banyak pecahan es yang jatuh ke laut dalam beberapa tahun ke depan.

"Penghambat yang memperlambat terlepasnya gletser sudah tidak ada lagi di tempatnya, jadi gletser semakin cepat mencair," ujar ahli satelit Delft University of Technology, Belanda, Stef Lhermitte, seperti dilansir washingtonpost.com, Selasa, (15/9).

Baca Juga

Dok. Uniqlo

Sejarah Turtleneck, Tak Lepas dari Perempuan

👤Indrastuti 🕔Jumat 25 September 2020, 19:55 WIB
Karakter fiksi Gibson Girl karya Charles Dana Gibson (1867–1944) yang disebut sebagai perempuan yang independen, atraktif dan aktif...
Instagram @badgalriri

Rihanna Segera Luncurkan Koleksi Pakaian Khusus Pria

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 25 September 2020, 17:42 WIB
Savage X Fenty nantinya akan debut melalui pagelaran busana pada 2 Oktober...
AFP

Turbin Angin Kecil ini Dapat Menghemat Listrik

👤Bagus Pradana 🕔Jumat 25 September 2020, 15:05 WIB
Para ilmuwan di Tiongkok berharap perangkat tersebut dapat menghasilkan daya listrik berkelanjutan dengan biaya rendah dan cara yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya