Selasa 15 September 2020, 08:15 WIB

Investasi Reksa Dana Syariah di Masa Pandemi

Fetry Wuryasti | Ekonomi
Investasi Reksa Dana Syariah di Masa Pandemi

Antara/Jefri Aries
Adiwarman Azwar Karim (kanan)

 

PANDEMI akibat covid-19 membuat sebagian orang semakin konsumtif dan memuaskan keinginan dengan berbelanja online. Namun merasa takut untuk menyimpan uangnya di produk investasi. Padahal, keahlian dalam mengelola keuangan rumah tangga menjadi hal yang sangat penting di tengah kondisi seperti saat ini.

Adiwarman Azwar Karim, Ketua Dewan Pengawas Syariah (DPS) dari PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) mengatakan masa pandemi tentunya menjadi cobaan tersendiri buat kita, baik bagi para pemilik usaha maupun karyawan. Untuk, seharusnya kita bisa lebih bijak dalam merencanakan kehidupan, termasuk mengelola keuangan.

Saat ini tersedia beragam alternatif tempat untuk menyimpan uang. Selain tabungan, deposito, dan emas, juga ada wadah investasi seperti saham, obligasi, dan reksa dana.

"Bagi masyarakat muslim dianjurkan memilih reksa dana syariah, yaitu reksa dana yang dikelola sesuai dengan ketentuan dan prinsip syariah Islam dalam bentuk akad antara investor atau pemegang unit penyertaan (sebagai pemilik harta) dengan manajer investasi," kata Adiwarman melalui rilis yang diterima, Senin (14/9).

Seperti pada reksa dana konvensional, reksa dana syariah pun terdiri dari beragam jenis, mulai dari reksa dana pasar uang syariah hingga reksa saham syariah.

“Di masa pandemi seperti saat ini, karena munculnya ketidakpastian dalam jangka pendek, maka reksa dana pasar uang syariah dan reksa dana obligasi syariah (atau sering disebut reksa dana sukuk) bisa menjadi pilihan yang tepat," kata Nanda Meiliza Puspita, Anggota Dewan Pengawas Syariah (DPS) dari PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI).

Sukuk adalah obligasi yang sesuai dengan prinsip syariah. Perbedaan sukuk dengan obligasi konvensional antara lain, obligasi adalah surat pernyataan utang dari penerbit kepada investor, sedangkan sukuk adalah surat berharga yang diterbitkan berdasarkan prinsip syariah dan merepresentasikan kepemilikan investor atas aset yang menjadi dasar penerbitan sukuk (underlying asset).

"Reksa dana sukuk berinvestasi pada instrumen sukuk, baik sukuk korporasi maupun sukuk pemerintah,” ujar Nanda. (E-1)

Baca Juga

Antara/Audy Alwy

Kemenperin Beri Insentif Fiskal ke Industri Hijau

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 30 September 2020, 23:47 WIB
Dalam penyusunan insentif fiskal industri hijau, lanjut Doddy, pihaknya telah memetakan jenis insentif yang telah dimanfaatkan oleh...
MI/Pius Erlangga

Asosiasi Fintech akan bentuk Gugus Tugas Antisipasi Wanprestasi

👤Despian Nurhidayat 🕔Rabu 30 September 2020, 23:44 WIB
Adapun fokus dari gugus tugas ini, lanjut Adrian, meliputi antara lain peningkatan dalam hal strategi collection oleh...
Antara/Dhedhez Anggara

Ekspor Ikan Indonesia Capai 158 Negara, KKP Harmonisasi Kerja Sama

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 30 September 2020, 23:41 WIB
Sasaran ekspor ikan Indonesia, katanya, ialah Amerika Serikat, Tiongkok, Jepang dan Australia, serta sejumlah negara di Amerika Latin, Uni...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya