Selasa 15 September 2020, 04:38 WIB

Pengguna Transportasi Umum Menurun

Van/Hld/Put/X-11 | Megapolitan
Pengguna Transportasi Umum Menurun

MI/SUSANTO
Warga menaiki KRL commuter line dari Stasiun Sudimara, Tangerang Selatan, menuju Jakarta, kemarin.

 

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta kemarin mulai memberlakukan kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk menekan lonjakan kasus covid-19. Langkah tersebut merupakan kali kedua sejak Mei lalu.

Dari pantauan Media Indonesia, sejumlah ruas jalan utama di Ibu Kota masih ramai dipadati kendaraan. Pada jam-jam sibuk saat pulang kerja, Jalan Pasar Senen, Salemba Raya, hingga Pramuka masih terpantau ramai lancar.

Rein, 29, seorang karyawan swasta, me- nyatakan masih menjalankan aktivitas seperti biasa di hari pertama PSBB. Namun, ia diwajibkan untuk tetap mematuhi protokol covid-19. “Tidak diizinkan ke kantor. Kami diarahkan langsung bertemu debitur,” ujar pria yang bekerja sebagai kolektor itu.

Di sisi lain, warga yang mendatangi mal justru semakin menurun. “Hanya 20%-25% pengunjung yang datang,” ujar customer service Mal Ciputra yang tengah bertugas, Siti Komala Damayanti.

Sementara itu, VP Corporate Communication PT Kereta Commuter Indonesia, Anne Purba, mengatakan penurunan penumpang mencapai sekitar 17%.

“Ini tercatat di hampir seluruh stasiun KRL. Di Stasiun Bogor, misalnya, jumlah pengguna hingga pukul 08.00 WIB tercatat 6.920, turun 17% jika dibandingkan dengan Senin pekan lalu pada waktu yang sama,” kata Anne.

Penindakan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta seluruh petugas Satpol PP dan jajaran ASN yang diberi tugas sebagai pengawas PSBB untuk menjaga integritas.

“Pesan saya, datangi warga dengan keyakinan bahwa kita sedang melindungi warga, bukan sekadar menegakkan pergub,” kata Anies saat memimpin apel pengawasan dan penindakan PSBB di Lapangan Blok G, kemarin.

Terpisah, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan jajarannya di wilayah Bogor, Depok, dan Bekasi mendukung penuh pelaksanaan PSBB di DKI Jakarta.

Pihaknya juga akan melakukan pengetatan di beberapa zona merah covid-19 dan menambah rasio rumah sakit. ‘Semua dampak sosial ekonomi PSBB DKI di Bodebek akan dimitigasi secara terukur. Intinya semua kompak satu suara dukung DKI’, tulisnya di Twitter. (Van/Hld/Put/X-11)

Baca Juga

MI/ANDRI WIDIYANTO

Polisi Berkoordinasi dengan PembuatLift Terkait Kebakaran Kejagung

👤Siti Yona Hukmana 🕔Jumat 25 September 2020, 08:46 WIB
Polisi telah memeriksa 42 saksi dalam penyidikan kasus kebakaran...
Dok MI

Kondisi Kejiwaan Pelaku Mutilasi Rinaldi Diperiksa Pekan Depan

👤Siti Yona Hukmana 🕔Jumat 25 September 2020, 06:48 WIB
Hasil pemeriksaan tersangka DAF sejauh ini tidak memperlihatkan adanya indikasi mengalami gangguan...
Antara/M Risyal Hidayat/Medcom.id

Sudah 857 Ribu Warga Jakarta Dites PCR

👤Put/J-2 🕔Jumat 25 September 2020, 06:29 WIB
Hingga 23 September, terang dia, dari jumlah tempat tidur isolasi sebanyak 4.812 persentase keterpakaiannya hanya sebesar 81%. Adapun dari...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya