Selasa 15 September 2020, 03:06 WIB

Analis Simpulkan Oposisi Pemerintah Rusia Alexei Navalny Diracun

Mediaindonesia.com | Internasional
Analis Simpulkan Oposisi Pemerintah Rusia Alexei Navalny Diracun

AFP
Politikus oposisi Rusia Alexei Navalny.

 

Analis independen Prancis menyimpulkan bahwa Alexei Navalny, oposisi Pemerintah Rusia, diracun menggunakan Novichok (racun saraf) dalam sebuah upaya pembunuhan, demikian keterangan Kantor Kepresidenan Prancis pada Senin (14/9).

"Presiden menyatakan keprihatinan mendalam atas aksi kriminal yang dilakukan terhadap Alexei Navalny, dan perintahnya adalah bahwa harus ada titik terang tanpa ditunda-tunda atas kejadian tersebut serta ada pertanggungjawaban atas percobaan pembunuhan ini," tulis Kantor Presiden Emmanuel Macron dalam pernyataan.

Pernyataan itu keluar setelah Macron melakukan panggilan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Sebelumnya, Jerman menyatakan bahwa hasil uji laboratorium di Swedia dan Prancis secara independen telah menguatkan hasil serupa--bahwa Navalny diracun dengan Novichok--dari pengujian Jerman yang keluar lebih awal pada bulan ini.

Namun, baik Macron maupun kantor pemerintahannya belum mengeluarkan pernyataan terkait penemuan tersebut hingga kini, meskipun menteri luar negeri dan menteri pertahanan Prancis telah menunda pertemuan bersama pihak Rusia yang dijadwalkan pada hari ini.

"Beliau (Macron) menyatakan solidaritas penuh dengan Jerman mengenai langkah-langkah  yang akan diambil dan konsekuensi yang akan muncul dari situasi ini," kata Kantor Kepresidenan.

"Klarifikasi dari Rusia dibutuhkan dalam konteks penyelidikan yang kredibel dan transparan," menurut Kantor Macron lebih lanjut.

Baca juga : https://mediaindonesia.com/read/detail/338171-pemimpin-oposisi-rusia-alexei-navalny-diracun

Macron berupaya untuk menurunkan ketidakpercayaan antara Rusia dengan negara Barat, berharap untuk mendapatkan bantuan Rusia dalam menyelesaikan krisis dunia. Para pejabat Prancis menyebut tidak ada kemajuan dalam dialog struktur lima poin yang diusulkan Macron kepada Putin, lebih dari setahun lalu. (Ant)

Baca Juga

AFP/Mandel Ngan

Trump Desak PBB Minta Pertanggungjawaban Tiongkok Soal Covid-19

👤Faustinus Nua 🕔Rabu 23 September 2020, 14:21 WIB
Trump menuduh Beijing membiarkan virus korona meninggalkan Tiongkok dan menginfeksi...
MI/Ramdani

Jokowi Ingatkan Dampak Lanjutan dari Ketegangan AS-Tiongkok

👤Faustinus Nua 🕔Rabu 23 September 2020, 13:26 WIB
Awal bulan ini, pemerintah Indonesia melakukan protes ketika kapal penjaga pantai Tiongkok memasuki perairan...
AFP/Mohd RASFAN

Anwar Ibrahim Klaim Didukung Parlemen untuk Bentuk Pemerintahan

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 23 September 2020, 13:13 WIB
Anwar mengatakan dirinya sudah mendapat izin untuk menghadap Yang di-Pertuan Agong, Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya