Selasa 15 September 2020, 03:00 WIB

MUI: Polisi Jangan Mudah Percaya Alasan Gila Penikam Syekh Ali

Mediaindonesia.com | Humaniora
MUI: Polisi Jangan Mudah Percaya Alasan Gila Penikam Syekh Ali

Antara
Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin.

 

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia Din Syamsuddin mengatakan polisi jangan mudah percaya dengan alasan gila dari pelaku penusukan Syekh Ali Jaber kemudian aparat tidak melanjutkan pengusutan kasus kekerasan terhadap ulama tersebut.

"Polri jangan terlalu mudah percaya dengan pengakuan orang tua pelaku bahwa pelaku sudah empat tahun mengalami gangguan kejiwaan," kata Din kepada wartawan, Selasa (15/9).

Ia mengatakan terdapat kesaksian banyak pihak yang beredar luas di media sosial bahwa tersangka AA tidak gila seperti sering bermain media sosial, muncul di tempat umum sebagai orang waras dan contoh lainnya.

Polisi, kata dia, jangan meremehkan kesaksian-kesaksian tersebut dan tidak boleh menganggap remeh. "Tidaklah masuk akal sehat jika ada seorang gila merencanakan suatu perbuatan dengan mendatangi sebuah acara berpakaian rapih dengan sengaja membawa pisau dan kemudian menuju sasaran tertentu kecuali ia adalah seseorang yang waras dan patut diduga merupakan suruhan dari pihak yang memiliki tujuan tertentu," katanya.

Maka, Din mendesak Polri mengusut tuntas kasus penusukan itu dan menyingkap jika ada dalang di balik tindakan kekerasan itu. "Kami meyakini bahwa tindakan penikaman itu adalah bentuk kriminalisasi terhadap ulama/tokoh Islam dan dirasakan merupakan bagian dari skenario terorisasi terhadap ulama dan tokoh Islam," katanya. (Ant)

Baca Juga

MI/SUSANTO

Kemensos: Pengidap TBC akan Jadi Penerima PKH

👤Atalya Puspa 🕔Jumat 18 September 2020, 16:15 WIB
Kemensos tengah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk mematangkan peruntukan penggunaan anggaran dari bansos...
Dok.MI

Usia di Atas 35 Tahun Lebih Rentan Terpapar Hoaks

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Jumat 18 September 2020, 16:01 WIB
Sementara, generasi milenial dianggap lebih melek dan bisa memilah mana berita, foto, atau video hoaks atau...
Ist

Program Pencegahan Stunting Tanggung Jawab Semua Pihak

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 18 September 2020, 14:38 WIB
Menko PMK Muhajir Effendy mengatakan semakin banyak LSM dan organisasi sosial peduli dalam menekan angka stunting tentu...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya