Selasa 15 September 2020, 00:03 WIB

HUT ke-24, PTGMI Bertekad Tingkatkan Layanan ke Masyarakat

Syarief Oebaidillah | Humaniora
HUT ke-24, PTGMI Bertekad Tingkatkan Layanan ke Masyarakat

Dok. Pribadi
Peringatan HUT ke-24 PTGMI

 

SALAH satu tenaga kesehatan yang mengabdikan diri di bidang Kesehatan gigi dan mulut adalah Terapis Gigi dan Mulut yang sebelumnya dikenal sebagai Perawat Gigi. Profesi Terapis Gigi dan Mulut tergabung dalam organisasi Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia (PTGMI) yang sebelumya bernama Persatuan Perawat Gigi Indonesia (PPGI).

Organisasi ini didirikan pada 13 September 1996 di Caringin, Bogor, Jawa Barat, sehingga pada tahun ini , 13 September 2020 PTGMI menginjak usia ke 24 tahun.

Anggota PTGMI saat ini tercatat 20.000 orang tersebar di 34 provinsi , mereka bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan di berbagai tingkatan dari Puskesmas sampai Rumah Sakit Rujukan.

Selama ini Terapis Gigi dan Mulut mengabdikan diri untuk masyarakat melalui pelayanan pencegahan penyakit gigi dan mulut (preventif), peningkatan kesehatan gigi dan mulut (promotive) serta perawatan gigi (kuratif) terbatas di fasilitas pelayanan Kesehatan melalui asuhan sehatan gigi dan mulut baik kepada pasien perorangan maupun kelompok/ masyarakat.

Di Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke 24 ini PTGMI mengangkat tema “PTGMI Berbakti Untuk Negeri”, dengan harapan peringatan HUT ke 24 menjadi momentum semua anggota profesi terapis gigi dan mulut untuk terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada masyarakat guna meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat sehingga dapat mendukung tujuan pembangunan kesehatan yaitu tercapainya derajat kesehatan masyarakat yang optimal.

Ketua Umum PTGMI Epi Nopiah pun mengajak seluruh terapis gigi dan mulut untuk tetap semangat mengabdikan diri bagi negeri ini.

Baca juga : Wafatnya Sejumlah Dokter Dikhawatirkan Ganggu Pelayanan Kesehatan

"PTGMI tetap berada di garis terdepan dalam peningkatan derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat dan berperan aktif dalam upaya pencegahan dan penanggulangan covid-19, melindungi diri, melindungi pasien, mslindungi keluarga dan ms lindungi masyarakat kita, " kata Epi Nopiah melalui keterangan resmi kepada wartawan, Senin (14/9)

Di tengah pandemi Covid-19 peringatan HUT PTGMI ke 24 digelar secara sederhana melalui tayangan virtual . Sebelumnya diselenggarakan penanaman 240 pohon mangrove di Kepulauan Seribu, pembagian masker dan penyerahan donasi bagi anggota PTGMI dan masyarakat yang terdampak pandemic Covid19.

Juga digelar diskusi virtual yang menampilkan tenaga terapis gigi dan mulut yang mengabdikan diri di daerah terpencil, di ibu kota dan juga di luar negeri. Berikutnya digelar pemberian materi motivasi untuk seluruh anggota PTGMI agar selalu bersemangat dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya bagi negeri.

Pada kesempatan tersebut juga, disampaikan ucapan selamat HUT oleh istri Wakil Presiden RI IWury Ma’ruf Amin yang juga merupakan anggota PTGMI Cabang Jakarta Selatan.

Presiden International Oral Health Association (IOHA) Arish Naresh juga menyampaikan selamat ulang tahun dari Australia, IOHA merupakan induk organisasi internasional PTGMI.

Rangkaian HUT PTGMI ke 24 ditutup dengan menampilkan dokumentasi kegiatan seperti pelepasan ikan sebagai symbol tumbuh kembang organisasi PTGMI, juga pembentangan bendera organisasi sebagai simbol pengukuhan komitmen terapis gigi dan mulut untuk selalu memberikan pelayanan Kesehatan gigi dan mulut yang terbaik untuk masyarakat. (OL-7)

Baca Juga

Dok.ist.

Pelajaran Sejarah akan Tetap Ada di dalam Kurikulum

👤mediiaindonesia.com 🕔Sabtu 19 September 2020, 21:11 WIB
Totok Prayitno mengatakan penyederhanaan kurikulum masa tahapan awal karena membutuhkan proses dan pembahasan yang...
Ist

Indonesia Diharap Kembali Terdepan dalam World Cleanup Day 2020

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 19 September 2020, 20:09 WIB
Indonesia kembali menjadi yang terdepan bagi kegiatan ini di dunia.Sejak dua tahun berturut-turut, 2018-2019, Indonesia menjadi negara yang...
Antara/Maulana Surya

FSGI Pertanyakan Rencana Kemendikbud Hapus Pelajaran Sejarah

👤Atalya Puspa 🕔Sabtu 19 September 2020, 19:34 WIB
"Menghilangkan mata pelajaran sejarah di SMK itu juga kami pertanyakan. Kenapa ? Karena itu sama saja menjadikan anak-anak SMK hanya...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya