Senin 14 September 2020, 21:29 WIB

Pelajar dan Mahasiswa Diajak Bijak Berinvestasi Emas

Dwi Apriani | Ekonomi
Pelajar dan Mahasiswa Diajak Bijak Berinvestasi Emas

Antara
Ilustrasi

 

MESKI kondisi ekonomi global terjadi saat ini dampak dari pandemi covid-19, namun investasi emas tetap dinilai menjanjikan. Sifatnya yang merupakan investasi paling aman, menjadikan emas pilihan yang baik bagi generasi muda berprestasi untuk merencanakan finansial di masa depan.

Hal ini lah yang melatarbelakangi PT Pegadaian bersama Forum DAS Sumsel mengedukasi masyarakat terutama kaum pelajar dan mahasiswa untuk berinvestasi emas sejak dini. Melalui Forum Grup Discussion dengan tema menciptakan Generasi Emas dengan Investasi Emas di Palembang, Senin (14/9),

Pimpinan PT Pegadaian Kanwil Palembang Eka Febriansyah, mengatakan pada dasarnya pihaknya telah ditunjuk untuk mengedukasi masyarakat investasi emas.

"Salah instrumen investasi yang tahan inflasi saat ini adalah emas. Dengan perubahan pola ekonomi masyarakat sekarang, mudah-mudahan ini akan menguatkan ekonomi kita. Emas juga mengubah perilaku masyarakat agar tidak terlalu konsumtif," ungkap Eka.

Penyerahan beasiswa dalam bentuk tabungan emas ini diberikan kepada 46 pelajar terdiri dari 15 siswa SD, 11 SMP, dan 20 SMA/SMK. Dan 27 orang mahasiswa dari 11 Perguruan tinggi dengan total beasiswa yang diberikan adalah Rp100 juta rupiah.

Berbekal data pergerakan harga emas dalam beberapa tahun terakhir, ia optimis dengan mengedukasi masyarakat berbagai kalangan masyarakat untuk menyimpan emas. Maka ekonomi masyarakat kedepan dapat menguat.

Baca juga : Rp1,7 Triliun Dikucurkan Bank Mandiri untuk Teknologi Digital

"Pergerakan harga emas beberapa tahun belakang sangat bagus. Apalagi tahun ini, sangat luar biasa sehingga dalam kondisi mendesak ketika membutuhkan uang, bisa menggunakan emas. Kami berharap adik-adik mahasiswa dan pelajar ini menjadi penyambung tangan kami untuk melalukan literasi," tuturnya.

Sementara itu Ketua ForDAS Sumsel Syafrul Yunardi mengatakan, sebagai organisasi yang berbasis kepedulian terhadap lingkungan untuk menjaga hal tersebut dapat dimulai dari pendidikan.

Di era pandemi ini, ia menyadari banyak siswa dan mahasiswa yang mengalami kesulitan untuk biaya pendidikan.

"Kami berpikir untuk mengelola lingkungan hidup harus dimulai dari pendidikan sedini mungkin. Kebetulan Pegadaian juga memiliki konsen dan komitmen terhadap penjagaan lingkungan, ini yang coba kami dorong dan fasilitasi dengan adanya kolaborasi ini dapat memenuhi harapan pelajar dan mahasiswa ini," kata Syafrul.

Selain itu, pihaknya juga memiliki program yang bersinggungan dan menunjang proses  pendidikan pelajar tentang pengelolaan lingkungan. Ia berharap pelajar dan mahasiswa ini mampu merancang finansialnya.

"Di samping visi lingkungan sisi keuangan mereka juga harus kuat, sehingga masa depan mereka berkepastian," pungkasnya. (OL-2)

 

 

Baca Juga

Dok. SOGO

Brand Make Up Asal Jepang Tambah Gerai Baru

👤MI 🕔Jumat 25 September 2020, 00:35 WIB
SEBAGAI leading department store di Indonesia, SOGO Department Store tidak berhenti untuk terus memanjakan para pelanggan...
Antara/Asep Fathulrahman

Kementrian ATR Berhasil Daftarkan 24 Juta Bidang Tanah

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 25 September 2020, 00:35 WIB
Selain PTSL, Kementerian ATR bakal berfokus pada pelaksanaan Reforma Agraria. Sofyan juga mengatakan bahwa program ini terus dipantau oleh...
Dok. Pribadi

Industri Kuliner Rumahan Bergeliat Di Tengah Pandemi

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Jumat 25 September 2020, 00:33 WIB
“Saya gunakan sebagian dari insentif pertama saya untuk membeli peralatan membuat kopi dari rumah dan Puji Tuhan saat ini saya sudah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya