Senin 14 September 2020, 17:35 WIB

PSSB Lagi, Penumpang Kereta Api Wajib Tunjukan Hasil Tes Covid-19

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
PSSB Lagi, Penumpang Kereta Api Wajib Tunjukan Hasil Tes Covid-19

MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI.
Penumpang berjalan menuju kereta setelah pemeriksaan kelengkapan berkas calon penumpang oleh petugas di Stasiun Gambir

 

PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah menerapkan protokol kesehatan bagi penumpang kereta api jarak jauh selama beroperasi. Selama PSBB diterapkan kembali di Jakarta, penumpang diharuskan memenuhi syarat untuk menaiki kereta api jarak jauh.

"KAI mewajibkan penggunaan surat bebas Covid-19. Pelanggan juga diwajibkan memakai masker dan suhu tidak melebihi 37,3 derajat sejak pengoperasian Kereta Api Luar Biasa (KLB)," ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keteranganya, Jakarta, Senin (14/9).

Untuk perlindungan ekstra, KAI memberikan Face Shield kepada pelanggan KA Jarak Jauh untuk menurunkan risiko penyebaran Covid-19 melalui droplet.

"Pelanggan yang tidak memenuhi persyaratan tersebut akan ditolak naik kereta api," tegas Joni.

Terkait pembatasan kapasitas, KAI juga sudah membatasi kapasitas tempat duduk yang dijual. Dari 50% pada perjalanan KLB di bulan Mei, kapasitas yang dijual ditingkatkan menjadi 70% pada perjalanan KA Jarak Jauh Reguler sejak 12 Juni hingga saat ini.

Jumlah perjalanan KA juga masih belum sepenuhnya normal sampai dengan saat ini. Pada bulan Mei, KAI rata-rata mengoperasikan 71 KA per hari atau 13% dari jumlah normal sebanyak 532 KA per hari.

Jumlahnya secara bertahap meningkat ke 117 KA per hari atau 22% di bulan Juni, 159 KA per hari atau 30% di bulan Juli, 237 KA per hari atau 44% di bulan Agustus, dan 267 KA perhari atau 50% per tanggal 10 September.

"Pembatasan kapasitas dan jumlah perjalanan masih secara konsisten KAI terapkan untuk menciptakan physical distancing di dalam kereta dan di stasiun agar tidak terjadi kepadatan," jelas Joni.

Dari sisi internal KAI, petugas juga rutin melakukan pembersihan dengan cairan disinfektan, pembuatan marka jarak antrean, penyediaan fasilitas cuci tangan tambahan, pengukuran suhu tubuh dan berbagai langkah pencegahan lainnya. (OL-4)

Baca Juga

ANTARA

Wagub DKI: Kami Kerja Setiap Hari Urusi Banjir

👤Hilda Julaika 🕔Rabu 23 September 2020, 12:33 WIB
Pemprov DKI juga melakukan terobosan berupa codetan-codetan untuk melakukan pengaturan alira air. Kemudian mengatur pintu air, hingga...
MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI

Polda Metro Jaya Ajukan Tambahan 60 Kamera untuk E-TLE Tahap Tiga

👤Cindy Ang 🕔Rabu 23 September 2020, 11:51 WIB
Saat ini, total ada 57 kamera E-TLE sudah aktif dan mulai melakukan penilangan terhadap pelanggar lalu...
ANTARA/Galih Pradipta

Anies Terbitkan Ingub Pengendalian Banjir Jakarta

👤Hilda Julaika 🕔Rabu 23 September 2020, 11:44 WIB
Anies meminta seluruh infrastruktur pengendalian banjir dapat berfungsi dengan baik dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya