Senin 14 September 2020, 11:51 WIB

Korban Tewas Kebakaran Hutan di Pantai Barat AS Meningkat

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Korban Tewas Kebakaran Hutan di Pantai Barat AS Meningkat

AFP/Rob SCHUMACHER
Bangkai mobil terlihat di depan Oak Park Motel yang habis terbakar di Oregon, Amerika Serikat.

 

KORBAN tewas akibat kebakaran hutan yang melanda Pantai Barat Amerika Serikat (AS) telah meningkat menjadi 33 jiwa ketika Badan Cuaca Nasional mengeluarkan peringatan bendera merah di tengah angin kencang dan kondisi kering di Oregon dan beberapa negara bagian California.

Pihak berwenang mengatakan kondisi tersebut diperkirakan berkontribusi pada penyebaran yang signifikan dari kebakaran baru dan yang sudah ada.

Situasi ini terjadi di tengah hari-hari kebakaran di seluruh California, Oregon, dan Washington yang telah menghancurkan lingkungan dan lahan hutan, meninggalkan lanskap tandus dan hamparan abu seukuran New Jersey.

Baca juga: Rencana Trump Gelar Kampanye Indoor Dikecam

Setidaknya 10 orang tewas dalam seminggu terakhir di seluruh Oregon. Para pejabat mengatakan semakin banyak orang hilang dari kebakaran lain dan jumlah korban jiwa kemungkinan akan meningkat.

Dua puluh dua orang telah tewas di California sejak awal Agustus dan satu orang tewas di Negara Bagian Washington.

Pada Minggu (13/9), tim pencarian dan penyelamatan, dengan dibantu anjing pelacak, dikerahkan di seluruh reruntuhan Kota Oregon selatan yang menghitam.

Sedikitnya 35 kebakaran aktif sedang terjadi di negara bagian itu, karena kondisi kekeringan, suhu ekstrem, dan angin kencang menciptakan ‘badai api yang sempurna’, kata Gubernur Kate Brown kepada CBS, Minggu (13/9).

Di California, hampir 17.000 petugas pemadam kebakaran sedang memerangi 29 kebakaran hutan besar, menurut Departemen Kehutanan dan Proteksi Kebakaran California (Cal Fire). Kondisi cuaca yang membaik telah membantu mereka menahan sebagian besar kobaran api.

Lebih dari 4.000 rumah dan bangunan lainnya telah terbakar di negara bagian itu saja selama tiga minggu terakhir. Tiga juta hektare tanah telah terbakar di negara bagian itu, menurut Cal Fire.

Asap tebal yang telah mewarnai langit California telah membantu petugas pemadam kebakaran mengatasi kebakaran paling mematikan di negara bagian itu tahun ini karena menghalangi matahari, mengurangi suhu, dan meningkatkan kelembapan.

Asap juga menciptakan kondisi yang lebih dingin di Oregon. Tapi kondisi itu juga disalahkan karena menciptakan udara paling kotor dalam setidaknya 35 tahun di beberapa tempat, yang menurut juru bicara kualitas lingkungan negara bagian itu benar-benar tidak masuk akal.

Pada Sabtu (12/9), kelima kota yang udaranya paling tercemar di dunia berada di Pantai Barat AS, menurut IQAir, dengan kabut asap tebal dan abu melapisi atmosfer dari Los Angeles hingga Vancouver di Kanada.

Di Portland, penduduk menggantung handuk di bawah tiang pintu untuk mencegah asap masuk atau mengenakan masker N95 di rumah mereka. (Al Jazeera/OL-1)

Baca Juga

DOK MI

Angka Kematian Global Covid-19 Capai 953.025

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Minggu 20 September 2020, 17:30 WIB
Amerika Serikat adalah negara terparah dengan 198.597 kematian dari 6.725.044 kasus. Sedikitnya 2.556.465 orang telah dinyatakan...
AFP/Jack TAYLOR

Demonstran Thailand Tuntut Reformasi Monarki, Pasang Plakat Rakyat

👤Basuki Eka Purnama 🕔Minggu 20 September 2020, 13:05 WIB
Plakat baru itu menampilkan tanggal 20 September 2020, diikuti pernyataan, "Rakyat Thailand menegaskan bahwa negara ini adalah milik...
AFP/ Samuel Corum/Getty Images

Trump Janji Tunjuk Hakim Perempuan sebagai Pengganti Ginsburg

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Minggu 20 September 2020, 12:18 WIB
Saingan Trump dari Partai Demokrat, Joe Biden, menegaskan keputusan penggantinya harus menunggu sampai setelah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya