Senin 14 September 2020, 11:25 WIB

Silap OPT Mendeteksi Serangan Organisme Pengganggu Tanaman

mediaindonesia.com | Ekonomi
Silap OPT Mendeteksi Serangan Organisme Pengganggu Tanaman

Ist/Kementan
Sistem pelaporan proses analisis serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) dengan menggunakan aplikasi.

 

DATA merupakan unsur yang sangat penting dalam melakukan proses analisis serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) di lapangan serta pada akhirnya sebagai dasar pembuatan rekomendasi pengendalian OPT.

Pengamatan bertujuan untuk mendapatkan data dan informasi mengenai keadaan serangan organisme penganggu tumbuhan (OPT) di areal pertanaman. Data dan informasi dari hasil pengamatan menjadi bahan untuk analisis pengambilan keputusan pengendalian OPT.

“Akurasi data pengamatan OPT sangat penting dalam pengendalian OPT karena berdasarkan data yang valid akan dapat dilakukan upaya-upaya pencegahan dan pengendalian OPT secara dini," papar Drs.Sigit Wahyudi, MM Kepala Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Ditjen Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kementan).

"Bila perkembangan OPT dapat dikendalikan dan dicegah, produksi komoditas perkebunan dapat berlangsung optimal. Dengan gambaran di atas, perlu dicari solusi untuk mendapatkan data pengamatan OPT yang akurat,” jelas Sigit.

Lebih lanjut, menurut Sigit, seiring dengan berkembangnya teknologi informasi, penyampaian data pengamatan OPT dapat dilakukan lebih cepat dan akurat dapat dilakukan melalui suatu system aplikasi yang berbasis online.

Sistem pelaporan OPT yang sebelumnya digunakan adalah secara manual yaitu dengan mencatat langsung data pada kertas pengamatan. Hal tersebut menyebabkan data kurang akurat, akuntabilitas data rendah, pengiriman data lambat, data sampai ke pengambil keputusan tidak tepat waktu.

Pembangunan aplikasi data pengamatan dan pelaporan OPT secara online (Silap OPT) bertujuan untuk mempercepat proses penyampaian data laporan pengamatan OPT dari lapangan dan tersedianya data serangan OPT yang lebih akurat.

Aplikasi dibuat menggunakan system berbasis web dan android. Aplikasi ini akan mempermudah para petugas lapangan dan pengamat melakukan pengamatan OPT di lapangan.

Data hasil pengamatan dapat di-input langsung ke aplikasi ketika melakukan pengamatan. Perkembangan data yang masuk ke aplikasi segera dapat dilihat oleh pihak-pihak terkait.

Seksi pelayanan teknik proteksi BBPPTP Medan dengan langkah tertentu segera dapat melihat data serangan OPT berupa intensitas serangan, kerugian hasil, grafik serangan dan peta serangan OPT pada wilayah binaan di Propinsi Sumatera Utara.

Dengan data-data tersebut segera dapat dilakukan analisis situasi dan kondisi serangan OPT, faktor-faktor yang mempengaruhi dan langkah-langkah yang diperlukan untuk penanggulangan.

“Untuk pemahaman bersama aplikasi SILAP OPT ini akan disosialisasikan kepada seluruh personil yang terkait dengan lancarnya penggunaan aplikasi ini. Selanjutnya untuk penggunaan secara luas, SILAP OPT juga akan disosialisasikan kepada petugas terkait di Propinsi-propinsi binaanBBPPTP Medan di wilayah regional Sumatera,” jelas Sigit.

Melalui aplikasi Silap OPT ini, Sigit berharap, kekurangan-kekurangan yang terjadi selama ini dihadapi dapat diakomodir.

“Untuk kesempurnaan aplikasi, dilakukan beberapa tindakan uji coba penggunaan,mulai dari pembuatan rencana kerja (my plan), pengisian data petak pengamatan yang meliputi survei OPT utama, musuh alami dan pengisian data iklim setiap bulannya, dan lain-lain,” pungkas Sigit. (OL-09)

Baca Juga

Antara/Audy Alwy

Kemenperin Beri Insentif Fiskal ke Industri Hijau

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 30 September 2020, 23:47 WIB
Dalam penyusunan insentif fiskal industri hijau, lanjut Doddy, pihaknya telah memetakan jenis insentif yang telah dimanfaatkan oleh...
MI/Pius Erlangga

Asosiasi Fintech akan bentuk Gugus Tugas Antisipasi Wanprestasi

👤Despian Nurhidayat 🕔Rabu 30 September 2020, 23:44 WIB
Adapun fokus dari gugus tugas ini, lanjut Adrian, meliputi antara lain peningkatan dalam hal strategi collection oleh...
Antara/Dhedhez Anggara

Ekspor Ikan Indonesia Capai 158 Negara, KKP Harmonisasi Kerja Sama

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 30 September 2020, 23:41 WIB
Sasaran ekspor ikan Indonesia, katanya, ialah Amerika Serikat, Tiongkok, Jepang dan Australia, serta sejumlah negara di Amerika Latin, Uni...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya