Senin 14 September 2020, 10:31 WIB

Orang Tak Bermasker Sidang Di Tempat Dan Didenda Rp150 Ribu

Heri Susetyo | Nusantara
Orang Tak Bermasker Sidang Di Tempat Dan Didenda Rp150 Ribu

MI/Heri susetyo
Sidang di tempat dan denda Rp150 ribu bagi pelanggar prokes di Sidoarjo.

 

BELASAN orang yang terjaring razia masker di pos lantas Waru Kabupaten Sidoarjo langsung menjalani sidang di tempat dan didenda Rp150 ribu subsider tiga hari. 

Penerapan sanksi tegas bagi pelanggar protokol kesehatan ini sesuai Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 2 tahun 2020. Perda ini adalah perubahan Perda Provinsi Jatim Nomor 1 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ketenteraman, 
Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat. Dalam pasal 27 C perda tersebut, pelanggar perorangan dikenai denda maksimal Rp500 ribu, sementara untuk perusahaan maksimal Tp 100 juta. 

"Karena ini masih hari pertama, denda yang dikenakan Rp150 ribu, namun kalau melanggar lagi akan dilipatkan dendanya," kata pelaksana harian Bupati Sidoarjo Achmad Zaini. 

Saat razia baru berlangsung beberapa menit, ada belasan orang yang terjaring. Mereka ada yang naik motor, angkutan umum hingga mobil pribadi. 

Mereka rata-rata didenda Rp150 ribu subsider tiga hari. Pada pelanggar yang menjalani sidang di tempat itu harus membayar uang denda hari itu juga. Apabila tidak bisa membayar maka harus menjalani kurungan tiga hari. 

Di antara pelanggar prokes tak mengenakan masker ini, ada satu orang yang protes kepada petugas. Bahkan saat sudah terjaring pun, pria tengah baya itu ogah memakai maskernya.

Baru saat akan disidang di tempat, dia mau mengenakan maskernya. Pria ini pun divonis denda lebih tinggi dari rata-rata yaitu Rp200 ribu subsider tujuh hari. Mendengar vonis tersebut, pria tadi jatuh pingsan. Petugas kemudian mengangkatnya ke ruang pos lantas Waru. Namun dia segera sadar dari pingsannya saat diberi petugas air minum. 

Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji mengatakan, operasi yustisi dengan sasaran orang tak bermasker akan rutin dilakukan setiap hari. Penindakan tegas ini dilakukan agar masyarakat jera tak melanggar protokol kesehatan. 

"Makanya jangan lupa mengenakan masker saat keluar rumah, ini upaya untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19," kata Sumardji. (J-1)

Baca Juga

Ist

MA-Muji Siap Jadikan Surabaya Kota Percontohan Layanan Masyarakat

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 18 September 2020, 15:25 WIB
Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Machfud Arifin-Mujiaman (MA-Muji), berkomitmen sejahterakan ASN agar memberi...
MI/Supardji Rasban

Bantuan Paket Sembakao, Legislator Ingatkan Kader harus Solid

👤Supardji Rasban 🕔Jumat 18 September 2020, 15:15 WIB
BANTUAN sembakao bagi warga kurang mampu di tengah pademi covid-19 terus dilakukan sejumlah pihak di...
ANTARA/Kornelis Kaha

Jumlah Kasus Positif Korona Naik, NTT Belum akan Terapkan PSBB

👤Palce Amalo 🕔Jumat 18 September 2020, 15:05 WIB
Peningkatan kasus covid-19 di NTT paling banyak berasal dari pelaku perjalanan dan transmisi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya