Senin 14 September 2020, 05:54 WIB

Pemkot Bogor Siapkan gedung BNN dan Hotel untuk Isolasi OTG

Antara | Megapolitan
Pemkot Bogor Siapkan gedung BNN dan Hotel untuk Isolasi OTG

ANTARA FOTO/Arif Firmansyah
Wali Kota Bogor Bima Arya (tengah) berbincang dengan Kepala PPSDM BNN Shindu Setiatmoko membahas ruang isolasi untuk OTG.

 

PEMERINTAH Kota Bogor menyiapkan fasilitas milik Badan Narkotika Nasional (BNN) di Lido dan satu hotel di daerah setempat sebagai tempat isolasi khusus orang tanpa gejala covid-19.
  
"Pemkot Bogor dan BNN sudah menandatangani perjanjian kerja sama pada pekan lalu, Saat ini sedang mematangkan hal-hal teknisnya. Fasilitas di Lido segera dimanfaatkan untuk isolasi OTG (Orang Tanpa Gejala)," kata Wali Kota Bogor Bima Arya di Bogor, Minggu (13/9).
  
Ia juga menyatakan sedang membicarakan pihak Persatuan Pengusaha Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bogor terkait dengan penyiapan salah satu hotal di daerah itu sebagai tempat isolasi khusus OTG.
  
"Saya sedang berunding dengan PHRI Kota Bogor," lanjut Bima Arya.


Bima Arya menyatakan sudah berkoordinasi dengan Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Erick Thohir soal pemanfaatan fasilitas milik BNN dan hotel di Kota Bogor untuk lokasi isolasi khusus. Terkait dengan pemanfaatan gedung Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) BNN di Lido, kata dia, saat ini sedang finalisasi hal-hal teknis.
  
"Segera OTG kita tempatkan di Lido," katanya.
  
Sebelumnya, Pemerintah Kota Bogor dan BNN sudah menandatangani perjanjian kerja sama untuk pemanfaatan fasilitas di PPSDM BNN. Perjanjian kerja sama itu ditandatangani oleh Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dan Kepala PPSDM BNN Sindhu Seyatmoko, Lido, Bogor, Senin (7/9). Perjanjian kerja sama tersebut, isinya antara lain Pemerintah Kota Bogor memanfaatkan fasilitas PPSDM yakni 23 kamar berisi 122 tempat tidur untuk isolasi khusus pasien covid-19 tanpa gejala atau disebut OTG.
  
BNN juga menyiapkan fasilitas kamar VIP 20 kamar berisi 40 tempat tidur untuk tenaga kesehatan yang menangani OTG, baik dari Pemerintah Kota Bogor maupun BNN.
  
"Perjanjian kerja sama pemanfaatan fasilitas PPSDM milik BNN ini untuk antisipasi jangka panjang, jika terjadi lonjakan kasus covid-19," katanya.

baca juga: Pasien Positif Tolak Isolasi Terpusat Akan Dijemput Aparat


Bima Arya menyebut situasi saat ini seperti perang melawan musuh misterius bernama covid-19. 

"Musuhnya tidak kelihatan, tidak tahu di mana tempatnya, tapi korban yang ditimbulkan nyata," katanya.
  
Oleh karena itu untuk melawan musuh yang tidak kelihatan itu, harus diantisipasi dengan berbagai cara dan disiapkan stamina jangka panjang.
  
"Perang melawan covid-19 ini tidak bisa seperti lari sprint, tapi harus menyiapkan stamina panjang seperti lari maraton. Kita harus siapkan semua fasilitas untuk jangka panjang," pungkasnya. (OL-3)

Baca Juga

dok.mi

Halangi Aliran Kali Sunter, Dua Tempat Pemancingan Dibongkar

👤Selamat Saragih 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 18:05 WIB
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Timur membongkar dua tempat pemancingan. Sebab dianggap menghambat aliran Kali Sunter untuk...
Antara

DPRD DKI Rapat di Puncak, Fitra: Melanggar PP 12/2018

👤Hilda Julaika 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 17:27 WIB
“Pembahasan di luar kota jelas indikasi pelanggaran PP No 12/2018 ya itu di pasal 91. Itu jelas melanggar PP tersebut,” katanya...
Antara

Polisi Kejar Aktor di Balik Grup Facebook Penghasut RUU Ciptaker

👤Rahmatul Fajri 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 17:24 WIB
Polisi sebelumnya telah mengamankan dua orang tersangka, yakni MLAI, 16, dan WH, 16, yang merupakan admin grup...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya