Minggu 13 September 2020, 22:47 WIB

Proses Izin Tambang Batu Gamping Manggarai Timur Jalan Terus

Yohanes Manasye | Nusantara
Proses Izin Tambang Batu Gamping Manggarai Timur Jalan Terus

MI/Yohanes Manasye
Sosialisasi konsultasi publik AMDAL untuk rencana penambangan batu gamping di Lengko Lolok, Desa Satar Punda, Kecamatan Lamba Leda.

 

Meski ditentang sejumlah pihak, rencana pemerintah untuk menghadirkan investasi pertambangan batu gamping dan pabrik semen di Desa Satar Punda, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, terus berlanjut.

Proses perizinan saat ini sudah memasuki tahap Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Pada tahap ini, pemerintah bersama investor, PT Istindo Mitra Manggarai menghadirkan tim peneliti dari Pusat Penelitian Lingkungan Hidup dan Agroekologi Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang dan seorang aktivis lingkungan dari Labuan Bajo.

Tahap studi AMDAL yang rencananya berlangsung selama tiga bulan ke depan, dimulai dengan sosialisasi dan konsultasi publik yang dilakukan di halaman kampung Lengko Lolok, Sabtu (12/9) kemarin.

Bupati Agas Andreas dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk mengubah cara berpikir. Ia meminta warga untuk tidak lagi menggunakan cara berpikir orang miskin yang hanya bangga dengan apa yang sudah dapatkan. Masyarakat, kata dia, mesti menggunakan cara berpikir orang kaya yang bermimpi akan memiliki sesuatu di kemudian hari.

“Pola pikir orang kaya, saya mau punya itu. Pola pikir orang miskin saya punya ini. Saya minta kita punya pola pikir agak berubah. Atau mindset kita mesti berubah. Saya mau apa di kemudian hari. Bukan saya bangga dengan apa yang saya miliki sekarang,” katanya.

Agas mengatakan, warga Lengko Lolok memiliki potensi berupa batu gamping yang bisa dimanfaatkan bagi kesejahteraan warga dan pemerintah daerah, sambil tetap menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Untuk itu, diperlukan kajian AMDAL dengan melibatkan peneliti dari Undana Kupang. Kepada para peneliti, Agas meminta agar melakukan analisis dengan sungguh-sungguh tentang dampak positif yang besar bagi masyarakat.

“Maksimalkan itu dan meminimalisir dampak negatif. Memang setiap pembangunan pasti ada dampak positif, pasti ada negatif. Tidak mungkin positif semua. Tidak,” katanya. (OL-12)

 

Baca Juga

MI/Heri Susetyo

Ratusan Pelanggar Prokes Sidang Denda di GOR Indoor Tenis

👤Heri Susetyo 🕔Kamis 24 September 2020, 14:47 WIB
Para pelanggar prokes ini disanksi membayar denda Rp149 ribu dan biaya perkara Rp1.000 subsider tiga...
Ist/Kememtan

Dukung Pertanian, Kementan Lakukan Rehabilitasi Irigasi di Jombang

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 24 September 2020, 14:26 WIB
Kegiatan rehabilitasi jaringan irigasi tersier dilaksanakan di dua lokasi yaitu di Desa Sukosari, Kecamatan Jogoroto, dan di Desa Bongkot,...
Ist

Bupati Nur Arifin Dorong Para Nelayan di Trenggalek Go Digital

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 24 September 2020, 14:17 WIB
Pejabat Kemenko Maritim dan Investasi mengatakan bahwa melalui program ini, nelayan diberikan aplikasi berbasis android yang dapat memandu...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya