Sabtu 12 September 2020, 16:05 WIB

Satpol PP Sebut Akan Lebih Tegas Saat PSBB Total

Rahmatul Fajri | Megapolitan
Satpol PP Sebut Akan Lebih Tegas Saat PSBB Total

Antara/Aprillio Akbar
Petugas Satpol PP melakukan pendataan terhadap pengendara sepeda motor dan sopir yang tidak menggunakan masker saat berkendara

 

Ketua Satpol PP DKI Jakarta Arifin mengatakan pihaknya akan tegas dan meningkatkan pengawasan saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total pada 14 September.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk menerapkan kebijakan rem darurat dan kembali menerapkan PSBB total. PSBB transisi yang diterapkan sebelumnya ternyata membuat kasus covid-19 terus meningkat.

Pada Jumat (10/9), DKI Jakarta mencatatkan 964 kasus harian. DKI Jakarta menjadi penyumbang kasus tertinggi dengan total kasus harian 3.737 kasus di seluruh Indonesia.

Arifin mengatakan pada PSBB total nantinya akan ada pengawasan yang ketat. Selain itu, pihaknya juga meningkatkan patroli terhadap sektor-sektor yang dilarang beroperasi selama PSBB total.

Baca juga: Satpol PP: Semua Orang Terlibat Awasi Protokol Covid-19

"Kita akan lakukan kegiatan intensitas, patroli mungkin akan tingkatkan lagi pengawasannya. Sektor-sektor mana saja yang boleh buka atau tidak. Walau buka ada ketentuan batasan 50% itu akan kita efektifkan," tukas Arifin, Sabtu (12/9).

Arifin mengatakan sebanyak 5 ribu personel disiapkan dan akan digencarkan guna memberikan imbauan kepada warga agar mematuhi protokol covid-19. Selain itu, pihaknya juga tak segan-segan menindak warga yang melanggar protokol covid-19.

"Pada prinsipnya kami seluruh jajaran dengan kekuatan penuh akan mengawal pengawasan PSBB dengan jauh lebih intens. Tindakan tegas akan kita perlukan pada mereka yang masih melakukan tindak pelanggaran," ujar Arifin.

Meski demikian, Arifin belum membeberkan tindakan tegas yang dilakukan pihaknya kepada warga yang melanggar protokol covid-19. Pihaknya kini menunggu arahan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Sanksi dan aturan-aturan tentang PSBB yang mungkin beda dengan PSBB transisi. Kita tunggu saja dulu regulasi yang sedang disusun," kata Arifin. (OL-14)

 

Baca Juga

MI/Andri W

Pemprov DKI Tutup 113 Perusahaan Selama PSBB Jilid 2

👤Selamat Saragih 🕔Selasa 29 September 2020, 20:15 WIB
PEMPROV DKI Jakarta telah menutup sebanyak 113 perusahaan atau perkantoran selama pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB)...
Antara

2 Pekan PSBB, PSI Nilai Anies Lalai Tangani Covid-19

👤Hilda Julaika 🕔Selasa 29 September 2020, 19:15 WIB
DUA pekan penerapan PSBB berlangsung Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dinilai tak kunjung berbenah...
MI/Andri Widiyanto

Wagub DKI : Lockdown Tingkat RW Sudah Berjalan sejak April

👤Hilda Julaika 🕔Selasa 29 September 2020, 19:03 WIB
Menurutnya konsep Pembatasan Sosial Berskala Kecil (PSBK) telah dilakukan sejak April 2020 dengan program bernama Kampung...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya