Jumat 11 September 2020, 21:08 WIB

Gelar Perkara dengan KPK, Kejagung Tak Bahas Keterlibatan Hakim MA

Tri Subarkah | Politik dan Hukum
Gelar Perkara dengan KPK, Kejagung Tak Bahas Keterlibatan Hakim MA

MI/M. Irfan
jampidsus Ali Mukartono dan Wakil Ketua KPK Nurul Ghuforn usai gelar perkara bersama Kejagung dan KPk terkait gratifikasi Joko Tjandra

 

KEJAKSAAN Agung memenuhi undangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus gratifikasi yang dilakukan Jaksa Pinangki Sirna Malasari dari Joko Tjandra hari ini, Jumat (11/9).

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM-Pidsus) Kejagung Ali Mukartono mengatakan tidak membahas mengenai dugaan keterlibatan hakim Mahkamah Agung terkait pengurusan fatwa.

"Ngga sampai ke situ-situ. Kan permufakatan jahat, mereka (tersangka) yang bermufakat. Kecuali itu sudah terjadi suap ke sana (MA)," ujar Ali di Jakarta, Jumat (11/9).

Dari hasil gelar perkara yang dilakukan bersama dengan KPK, Ali menegaskan sejauh ini penanganan perkara masih ditangani pihaknya. Dengan kata lain, KPK belum akan mengambil alih penanganan kasus tersebut.

"Intinya KPK punya kewenangan (ambil alih) itu, tapi sampai sekarang ini belum, atau tidak. Tapi nanti kalau ada pengembangan lain, kita tunggu aja. Intinya undang-undang memungkinkan," tandas Ali.

Baca juga : Ada Aktor Baru dalam Perkara Pinangki, Kejagung Cari Keberadaannya

Sementara itu, Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Febrie Ardiansyah menyebut pihaknya dengan KPK mendiskusikan pasal yang akan disangkakan kepada para tersangka.

"Hanya diskusi terkait masukan-masukan, tentang alat bukti, kemudian diskusi sangkaan pasal, itu aja," jelas Febrie.

Menurut Febrie, pihaknya akan melimpahkan berkas perkara ketiga tersangka pada pekan depan ke jaksa penuntut umum. Selain Pinangki dan Joko Tjandra, tersangka lain yakni Andi Irfan yang diduga menjadi perantara suap.

"Ini kan tidak selesai di sini, di persidangan nanti kita lihat apa keterangan Pinangki, Joko Tjandra. Jika ada alat bukti yang terungkap di persidangan, melibatkan orang lain, akan kita tindaklanjuti," tandasnya. (OL-7)

Baca Juga

Dok.MI

Presiden Ajak Umat Satu Barisan Hadapi Pandemi Covid-19

👤Dhika kusuma winata 🕔Jumat 18 September 2020, 17:25 WIB
Ikhtiar dhohir yang dimaksud Presiden antara lain menjaga pola hidup bersih sebagaimana diajarkan Islam, mengikuti protokol kesehatan...
ANTARA

Positif Covid-19, Ketua KPU RI Bekerja dari Rumah

👤Indriyani Astuti 🕔Jumat 18 September 2020, 17:15 WIB
KPU pun menerapkan kebijakan bekerja dari rumah kepada para pegawai mulai 18 hingga 22 September...
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Penindakan Protokol Kesehatan di Pilkada Akan Lebih Tegas

👤Cahya Mulyana 🕔Jumat 18 September 2020, 16:40 WIB
Seluruh peserta rapat menyepakati perlu ketegasan dan konsistensi penindakan pelanggaran dalam rangka penegakan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya