Jumat 11 September 2020, 13:30 WIB

Jakarta PSBB, Kemenag: Akad Nikah Dihadiri Hanya 10 Orang

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Jakarta PSBB, Kemenag: Akad Nikah Dihadiri Hanya 10 Orang

MI/Ramdani
Pasangan Dimas Fhadillah dan Agatha Rina melangsungkan akad nikah dengan prokol kesehatan PSBB di KUA ,

 

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai 14 September memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) secara total. Kebijakan ini mengulang seperti yang diterapkan pada April lalu.

Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kemenag Muharam Marzuki mengatakan layanan nikah tetap berjalan, tapi dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Ini sesuai Surat Edaran (SE) Dirjen Bimas Islam tanggal 10 Juni 2020.

“Sesuai SE Dirjen Bimas Islam, layanan KUA secara nasional tetap berjalan sebagaimana mestinya. Karena PSBB jilid dua, protokol kesehatan dalam layanan nikah di DKI Jakarta akan diperketat,” kata Muharram dalam keterangan resmi, Jumat (11/9).

Menurutnya, layanan penikahan di wilayah yang memberlakukan PBSB akan menerapkan protokol sesuai peraturan yang diberlakukan Gugus Tugas Covid-19 setempat. Selain itu, pendaftaran nikah juga hanya dilakukan secara online melalui situs simkah.kemenag.go.id.

"Pelaksanaan akad nikah baik di KUA atau di luar KUA di masa penerapan PSBB hanya boleh dilaksanakan bagi yang telah mendaftar pada tanggal sebelum diberlakukannya PSBB tersebut dan telah disetujui oleh pihak KUA,” ujarnya.

Baca juga: Ini Daftar RW di Jakarta yang Masuk Zona Merah

Di samping itu, lanjut Muharram, pelaksanaan akad nikah, baik di KUA atau di luar KUA, hanya boleh diikuti 10 peserta. Jumlah ini terdiri atas pasangan calon pengantin (2 orang), wali nikah (1 orang l), perwakilan saksi (2 orang), perwakilan orang tua calon pengantin (2 orang), penghulu (1 orang), kameramen (1 orang), dan pendamping calon pengantin (1 orang).

“Tak kalah penting sirkulasi udara ruangan yang digunakan untuk pelaksanaan akad nikah dipastikan kondisinya baik,” tegasnya.

Terakhir, seluruh peserta yang hadir dalam Majelis Akad Nikah wajib menggunakan masker, menjaga jarak aman minimal satu meter, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer sebelum masuk ruangan.

"Khusus pasangan calon pengantin dan penghulu, wajib menggunakan sarung tangan," tandas Muharram. (OL-14)

Baca Juga

ANTARA/Aprillio Akbar

DPRD DKI Sebut Masih Ada Petugas belum Jadi Contoh Prokes

👤Hilda Julaika 🕔Minggu 20 September 2020, 11:58 WIB
Kepatuhan pada protokol kesehatan akan memberikan kontribusi besar pada penekanan penyebaran kasus covid-19 di...
ANTARA/Dhemas Reviyanto

Operasi Yustisi Selama PSBB, 30.384 Pelanggar Kena Sanksi

👤 Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 20 September 2020, 11:07 WIB
Sanksi tersebut diberikan sejak operasi yustisi digelar pada Senin (14/9) hingga Minggu...
AFP/ADEK BERRY

Rekor, 44 Jenazah Pasien Covid-19 Dimakamkan di Pondok Ranggon

👤Kisar Rajaguguk 🕔Minggu 20 September 2020, 10:11 WIB
Angka itu merupakan yang tertinggi sejak TPU ini ditetapkan Pemerintah Provinsi DKI sebagai tempat pemakaman khusus covid-19 pada 2 Maret...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya