Jumat 11 September 2020, 12:43 WIB

Kasus Naik Ada Kemungkinan Tasikmalaya Berlakukan PSBB

Kristiadi | Nusantara
Kasus Naik Ada Kemungkinan Tasikmalaya Berlakukan PSBB

MI/Kristiadi
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Uus Supangat

 

LAYANAN Puskesmas Cihideung, Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya untuk sementara ditutup setelah ditemukan pegawai puskesmas terkonfirmasi positif covid-19. Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Uus Supangat mengungkapkan dampak lonjakan jumlah pasien covid-19 di Jakarta dan Bandung, Tasikmalaya juga ikut naik jumlah kasus covid-19.

"Untuk sekarang ada penambahan yang cukup signifikan. Tidak satu dua kasus namun hasilnya masih diverifikasi terlebih dulu, tetapi yang jelas jumlahnya itu banyak dan sekarang Kota Tasikmalaya sendiri sudah darurat Covid-19 lagi. Sedangkan, penambahan kasus sejak sehari kemarin sampai malam kemungkinan besar berimbas pada penutupan sementara layanan kesehatan Puskesmas Cihideung," kata Uus, Jumat (11/9).

Uus mengatakan meningkatkan kasus Covid-19 di Kota Tasikmalaya sudah berkomunikasi dengan gugus tugas bersama kepala daerah tentang langkah untuk mengantisipasi darurat Covid-19 yang kedua kalinya. Karena, ada kemungkinan besar akan merekomendasikan untuk PSBB kembali setelah melalui tahapan evaluasi.

"Kota Tasikmalaya darurat Covid-19 tapi nanti yang akan memutuskan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) adalah gugus tugas serta kepala daerah. Namun, untuk Faskes sekarang sudah ditutup karena disinyalir telah terdapat beberapa orang konfirmasi positif. Kami telah menyiapkan rumah sakit swasta yang akan dijadikan pusat perawatan khusus covid-19," ujarnya.

baca juga: Sejuta Masker Untuk Masyarakat Babel Mulai Dibagikan

Menurutnya, penambahan kasus covid-19 yang ada di Tasikmalaya ini berasal dari warga luar dari kota besar yang sering mobilisasi masuk Tasikmalaya.

"Jika nantinya diberlakukan lagi PSBB di Kota Tasikmalaya, konsekuensinya akan diterapkan kembali seperti PSBB pertama. Namun, untuk sekarang akan diselesaikan dan cek kembali berapa kenaikan pasien terkonfirmasi positif. Terpenting sekarang ini masyarakat wajib untuk memakai masker," pungkasnya. (OL-3)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Rony Muharrman

Terus Mengawal Protokol Kesehatan

👤Heri Susetyo 🕔Senin 21 September 2020, 05:20 WIB
Denda dan sanksi sosial terbukti membuat warga lebih disiplin. Di Sidoarjo, jumlah pelanggar protokol kesehatan terus...
ANTARA FOTO/Budi Candra Setya

Lebih Ketat setelah 3 Calon Terpapar

👤FL/CS/FR/N-3 🕔Senin 21 September 2020, 05:10 WIB
Gogot Cahyo Baskoro menyebut fenomena itu ialah bukti bahwa banyak peserta pilkada yang mengabaikan protokol kesehatan. “Akibatnya...
ANTARA FOTO/Rahmad

Ada Potensi Bahaya di Masa Pancaroba

👤LD/AU/RF/FL/BB/JI/PO/N-3 🕔Senin 21 September 2020, 05:00 WIB
Ia mengaku sudah menyosialisasikan potensi bahaya ini ke sejumlah daerah. “Musim penghujan di Jateng datang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya