Jumat 11 September 2020, 04:49 WIB

Vaksin DNA dan RNA untuk Covid-19 sedang Dikembangkan

Ant/X-7 | Humaniora
Vaksin DNA dan RNA untuk Covid-19 sedang Dikembangkan

Medcom.id
Ilustrasi

 

UNIVERSITAS Indonesia (UI) tengah mengembangkan vaksin dengan tiga platform, yaitu vaksin DNA, RNA, dan viruslike particle untuk pandemi covid-19.

“Vaksin DNA dapat menjadi salah satu alternatif pengembangan vaksin dan akan menjadi investasi di awal terkait penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kita berharap bisa membuat vaksin dengan lebih cepat ketika ada pandemi di masa akan datang,” ka ta peneliti utama dalam tim pengembangan vaksin covid-19 di UI, Budiman Bela, saat diwawancarai, kemarin.

Menurutnya, belum ada yang mengembangkan vaksin DNA sebagai vaksin Merah Putih yang bibit vaksinnya diteliti dan dikembangkan di dalam negeri. Jika bibit vaksin DNA bisa di peroleh, tambah Budiman, perusahaan vaksin dapat berinvestasi untuk mengembangkan lebih lanjut (scale up) la lu dipersiapkan ke tahap uji klinis.

Saat ini, imbuhnya, proses vaksin DNA sedang diujicobakan ke hewan untuk pembuktian proof of concept dan melihat apakah vaksin itu benar-benar bisa menginduksi respons imun protektif yang dibutuhkan.

“Kenapa kami memilih vaksin DNA? Karena vaksin ini termasuk yang paling cepat bisa dibuat,” ujarnya.

Budiman menuturkan tantangan dari vaksin DNA ialah sistem pengantaran DNA agar bisa masuk ke inti sel sehingga bisa menginduksi respons imun yang protektif, lalu bisa memberikan perlindungan guna mencegah virus SARS-CoV-2 menginfeksi.

Dalam mengatasi tantangan tersebut, lanjutnya, UI sudah mengembangkan sistem pengantaran (delivery system) dan akan mengujicobakan pemanfaatannya untuk vaksin DNA.

Di tempat terpisah, anggota Komisi VI DPR Marwan Jafar mendorong Kementerian BUMN untuk memberikan vaksin covid-19 secara gratis kepada masyarakat yang secara ekonomi kurang mampu.

Menurutnya, pemberian vaksin secara gratis itu bukan hanya bagi masyarakat yang terdaftar di BPJS Kesehatan, melainkan juga yang kurang mampu.

Hal itu dikatakan Marwan saat rapat dengar pendapat dengan Direktur Utama PT Bio Farma di Gedung DPR, Jakarta. “Pemberian vaksin covid-19 secara gratis kepada masyarakat kurang mampu merupakan bukti bahwa negara hadir di tengah situasi pandemi,” ujarnya. (Ant/X-7)

Baca Juga

ANTARA/Hafidz Mubarak A

Kemenag Susun Aturan Ibadah Natal di Tengah Pandemi

👤Cindy Ang 🕔Kamis 26 November 2020, 09:25 WIB
"Kalau di rumah ibadah betul-betul kami garis bawahi, jangan berkerumun, jaga jarak, cek kesehatan dan lainnya. Itu semua sama...
Istimewa

Opung Pilih Jalan Santai supaya Tetap Bugar

👤Suryani Wandari Putri Pertiwi 🕔Kamis 26 November 2020, 09:05 WIB
Olahraga bagi kaum lansia sangat penting, apa pun bentuknya. Yang penting durasi latihannya 150 menit per...
DOK BPJAMSOSTEK

BPJAMSOSTEK Raih 2 Penghargaan Digital Marketing & Human Capital

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 November 2020, 08:58 WIB
Dua trofi penghargaan yang diterima langsung oleh Naufal Mahfudz ini tentunya menjadi pelengkap prestasi yang diraih BPJAMSOSTEK di...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya