Kamis 10 September 2020, 22:16 WIB

23 Negara Diberi Sedikit Keloggaran Masuk Malaysia

Retno Hemawati | Internasional
23 Negara Diberi Sedikit Keloggaran Masuk Malaysia

Antara
Petronas Tower di Kuala Lumpur, Malaysia.

 

Pemerintah Malaysia memberikan sedikit kelonggaran kepada 23 negara yang telah dilarang masuk per 7 September 2020 karena jumlah kasus covid-19 di Malaysia melebihi 150 ribu orang.

"Menyusul pembatasan masuk pemegang visa jangka panjang, Musyawarah Khusus Menteri telah setuju untuk memberi sedikit kelonggaran untuk mengizinkan pemegang visa ekspatriat dan pekerja mahir dari negara yang tersebut untuk memasuki Malaysia," ujar Menteri Pertahanan Malaysia, Ismail Sabri Yakob di Putrajaya, Kamis (10/9).

Bagi pemegang visa ekspatriat dan pekerja Mahir, ujar dia, mereka perlu terlebih dahulu mendapat izin dari Departemen Imigrasi Malaysia (JIM) dan surat dukungan dari Lembaga Pembangunan Investasi Malaysia (MIDA) atau lembaga yang terkait.

"Bagi penduduk tetap dan pasangan warga negara Malaysia, mereka boleh memohon dengan JIM untuk memasuki Malaysia dengan syarat perjalanan satu arah saja," katanya.

Pemegang visa pelajar dari negara-negara tersebut, ujar dia, juga diizinkan masuk ke Malaysia dengan memohon kepada JIM terlebih dahulu dan JIM tidak akan menerima permohonan visa pelajar baru.

Sebelumnya Malaysia telah melarang masuk negara-negara yang jumlah penderita covid-19 melebihi 150 ribu yakni Amerika Serikat, Brazil, India, Rusia, Peru, Columbia, Afrika Utara, Mexico, Spanyol, Argentina, Chile, Iran, Bangladesh, Inggris, Saudi Arabia, Pakistan, Perancis, Turki, Italia, Jerman, Iraq, Filipina dan Indonesia.

Ismail Sabri mengatakan menghadapi potensi gelombang ketiga menjelang musim hujan Pemerintah Malaysia telah mengambil keputusan drastis untuk mengenakan larangan perjalanan ke atas negara-negara yang berisiko tinggi.

"Kriteria penilaian risiko impor terjangkit covid-19 adalah berdasarkan Scoring Board: Sistem Merit Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) yang mengunakan data dari Europe CDC dan Our World in Data," katanya.

Enam kriteria yang digunakan adalah jumlah kasus covid-19 dalam tempo 14 hari sebelumnya, kadar insiden per satu juta penduduk dalam tempoh 14 hari ke belakang, kadar kematian 14 hari ke belakang per satu juta penduduk, kadar kematian kasus kumulatif, indeks pemulihan dan kasus melebihi 150.000. (Ant)

Baca Juga

AFP

Biden Ungguli Trump dalam Isu Ekonomi

👤Faustinus Nua 🕔Jumat 02 Oktober 2020, 01:45 WIB
JOE Biden dari Partai Demokrat secara konsisten menang dalam jajak pendapat melawan Presiden AS Donald...
AFP

India Buka kembali Sekolah dan Bioskop

👤MI 🕔Jumat 02 Oktober 2020, 01:15 WIB
KEMENTERIAN Dalam Negeri India menyatakan sekolah, bioskop, dan kolam renang akan diizinkan untuk dibuka...
AFP/Bayk Baghdasaryan

Pertempuran Armenia-Azerbaijan di Nagorno-Karabakh Terus Memanas

👤Nur Aivanni 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 23:58 WIB
Dia mengungkapkan, pasukan Armenia menewaskan 350-360 tentara Azerbaijan, menjatuhkan tiga helikopter dan menghancurkan 15 kendaraan lapis...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya