Kamis 10 September 2020, 19:59 WIB

PSBB Ketat Pengaruhi Kinerja Industri Manufaktur Indonesia

M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
PSBB Ketat Pengaruhi Kinerja Industri Manufaktur Indonesia

ANTARA
Industri manufaktur

 

MENTERI Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara ketat akan memengaruhi kinerja industri manufaktur Indonesia.

"DKI kembali akan menerapkan PSBB ketat. Ini tentu sedikit banyak akan kembali mempengaruhi kinerja industri manufaktur yang ada di Indonesia," tuturnya dalam Rapat Koordinasi Nasional Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Kamis (10/9).

Baca juga: Ekonom: Prioritas Anggaran Tahun Depan Masih Salah Arah

Dampak kinerja manufaktur nasional, kata dia, akan makin terasa bila nantinya kebijakan DKI diikuti oleh pemerintah daerah lainnya. Dikhawatirkan, industri yang mulai menunjukkan tanda pemulihan akan kembali tertekan karena adanya kebijakan pembatasan tersebut.

Agus juga menyebutkan, pembatasan aktivitas ekonomi turut berdampak pada program Kementerian Perindustrian soal substitusi impor. Program itu ditargetkan akan menekan tingkat impor industri nasional hingga 35% pada 2022.

"Kalau PSBB diketatkan di Jakarta dan daerah lain akan mempengaruhi program substitusi impor sebesar 35% pada tahun 2022 yang ada di kemenperin," tuturnya.

Peranan industri manufaktur pada perekonomian nasional, kata Agus, amat penting karena memiliki potensi besar yang didukung dengan tingkat konsumsi masyarakat Indonesia. Ditekannya impor juga disebut tidak berarti pemerintah anti memasok barang luar negeri.

"Ini upaya kita memperkuat dan memperdalam struktur industri. Manufaktur katalis pembangunan ekonomi. substitusi impor dapat mendorong penguatan devisa negara, penguatan struktur industri dan sangat penting peningkatan produktivitas nasional bagian dari global value chain dan tentu menyehatkan neraca perdagangan," jelasnya.

Meski demikian, Agus menegaskan, dalam penanganan pandemi covid-19 dan pemulihan ekonomi, isu kesehatan merupakan hal yang tidak dapat ditawar-tawar oleh pemerintah.

"Bagi pemerintah, kesehatan masyarakat itu suatu hal yang tidak bisa ditawar," tegasnya. (OL-6)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Ekosistem NLE Urai Benang Ruwet Logistik

👤Fetry Wuryasti 🕔Jumat 25 September 2020, 07:00 WIB
National Logistic Ecosystem/NLE menjadi terobosan yang spektakuler karena memangkas proses layanan dari 17 langkah menjadi satu langkah...
ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Mandalika Usung Teknologi Informasi Terbaru

👤Van/YR/E-2 🕔Jumat 25 September 2020, 06:50 WIB
Wilayah Mandalika, sambungnya, akan menjadi showcase Indonesia dalam penyelenggaraan MotoGP 2021. Di wilayah itu, akan hadir sistem...
MI/Denny Susanto

Rehabilitasi DAS Beri Manfaat Ekonomi

👤RO/E-2 🕔Jumat 25 September 2020, 06:40 WIB
“Konservasi DAS yang telah dilakukan pada 2013 lalu itu sekarang mulai membuahkan hasil dan dinikmati para petani,” kata Ketua...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya