Kamis 10 September 2020, 17:02 WIB

Kementan akan Realokasi Pupuk Subsidi

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Kementan akan Realokasi Pupuk Subsidi

Antara
Petugas memeriksa pupuk subsidi yang baru tiba di gudang lini III PT Pupuk Kujang, Jatibarang, Indramayu, Jawa Barat, Senin (7/9/2020).

 

MENTERI Pertanian Syahrul Yasin Limpo telah meninjau gudang pupuk Petrokimia di Malang dan Indramayu serta gudang pupuk PT Kujang di Indramayu untuk memastikan ketersediaan pupuk sekaligus untuk mengatasi keluhan petani terhadap kelangkaan pupuk.

"Kita bisa pastikan stok pupuk yang ada di gudang pabrik pupuk aman, artinya mencukupi," kata Syahrul dalam keterangan, Kamis (10/9/2020).

Baca juga: Stok Pupuk Subsidi di Jabar, Banten dan sebagian Jateng Aman

Ia menambahkan, Kementerian Pertanian juga akan melakukan realokasi pupuk subsidi agar kebutuhan pertanian terpenuhi. Dikuranginya alokasi pupuk subsidi di tahun ini memang membuat Kementerian Pertanian menjadi lebih selektif dalam pendistribusian pupuk subsidi.

"Kita juga berusaha agar aloksi pupuk subsidi bisa ditambah agar pertanian maksimal,” imbuhnya.  

Kementerian Pertanian juga terus mengupayakan agar anggaran untuk alokasi pupuk subsidi bisa ditambah. Usulan Kementan ini telah disetujui Kementerian Keuangan yang akan menambah kekurangan alokasi pupuk subsidi sekitar 1 juta ton atau senilai Rp3,14 triliun.

Di sisi lain, Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian menyiapkan sebuah strategi untuk mengatasi keluhan petani terhadap pupuk seperti keluhan petani di Karawang, Cirebon, Bantul, Subang, dan lainnya sebagainya.

“Kita sudah menyiapkan berbagai langkah dan strategi untuk mengamankan kebutuhan pupuk para petani. Salah satu upaya yang kita tempuh adalah melakukan realokasi pupuk subsidi tersebut,” terang Dirjen PSP Sarwo Edhy.

Sarwo Edhy menjelaskan, salah satu langkah yang akan diambil adalah akan menarik alokasi pupuk di Desember ke bulan Agustus dan September.

“Kita juga akan melakukan realokasi untuk daerah kebutuhannya telah tercukupi dan memiliki stok lebih, kita akan tarik ke daerah yang masih kurang pupuknya. Langkah ini bisa lebih efektif dalam menghadapi permasalahan,” tuturnya. (RO/A-3)

Baca Juga

Antara/Nova Wahyudi

UMKM Diminta Bertahan, Pengamat : Bantuin Cashflow Mereka

👤Despian Nurhidayat 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 09:05 WIB
Jika UMKM tidak diberikan bantuan, akan ada banyak UMKM yang tidak bisa...
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

OJK Segera Benahi Fintech

👤Despian Nurhidayat 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 06:35 WIB
Perlindungan konsumen fintech diperlukan untuk memberikan rasa aman dan menjaga kepercayaan...
DOK DENPASAR 12

Kepastian Info Pangan Bangun Optimisme

👤RO/E-2 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 06:25 WIB
“Di masa pandemi dengan potensi krisis di sejumlah sektor, perlu kejelasan ketersediaan pangan sebagai kebutuhan dasar...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya